Selasa, 31 Januari 2012

PP Iptek TMII Buka Wahana Robot


VIVAnews - Untuk memasyarakatkan dan mengadaptasi teknologi tinggi ke masyarakat, Pusat Peragaan Iptek (PP Iptek) Taman Mini Indonesia Indah (TMII) meluncurkan wahana robot. Wahana permainan berbasis robotik ini akan menampilkan robot-robot canggih.

Dalam wahana robotik ini, PP Iptek menghadirkan robot jenis Humanoid dan Bioloid yang dapat bergerak serta berinteraksi dengan manusia dan benda di sekitarnya. Kehadiran robot ini dibuat untuk kepentingan edukasi.

"Salah satu tujuan wahana ini untuk menumbuhkan minat pada teknologi tinggi, dan membudayakan teknologi ke masyarakat, sains edukasi," kata Direktur PP Iptek TMII, Sukro Muhab, usai peluncuran wahana ini di TMII, Jakarta, Selasa, 31 Januari 2012.

Wahana ini, dia melanjutkan, juga sebagai pembinaan bagi anak muda, khususnya kalangan pelajar, untuk memasyarakatkan teknologi tinggi. Tak hanya itu, wahana ini diharapkan akan membina para pelajar secara rutin melakukan pelatihan robotik, sehingga dapat mengikuti even robot internasional.

Ke depan, dia menambahkan, PP Iptek akan didesain berbasis robotik. Salah satu upayanya yakni membuat sanggar robotik yang merupakan wadah untuk pelatihan secara intensif dalam pembuatan robot.

"Bukan sekadar merakit, tapi tahu fungsi-fungsi robot dan membuatnya. Selama ini merakit, kami ingin membuat dan merancang dari anak bangsa," tambahnya.

Ini juga upaya untuk mengedukasi masyarakat bahwa membuat robot itu mudah. "Buatnya dengan alat elektronik yang biasa dipakai. Menyatukan komponennya saja yang belum bisa dan yang membedakan dengan robot luar adalah sensornya," ucap Sukro Muhab.

Empat dari lima robot yang kini berada di wahana robotik didatangkan dari Korea dan Prancis. Meski robot dari luar, Sukro menjelaskan bahwa robot tersebut hanya dipakai untuk modelling dan akan dipelajari.

Untuk membangun pusat Iptek berbasis robotik, PP Iptek TMII telah merencanakan kerja sama dengan membuat galeri berbasis robotik dengan TNI Angkatan Darat. Selain itu, nuansa robotik terwakili dalam 50 permainan.

Pihaknya juga akan menambah galeri Jurassic Park dan Dinosaurus serta galeri influensa dengan berbasis bantuan alat robot. Ide tersebut, menurut dia, sesuai dengan kampanye PP Iptek yang mencitakan suasana belajar yang menyenangkan dengan sains. (art)

Selasa, 03 Januari 2012

Jokowi: Mobil Anak SMK Setara Buatan Jepang


VIVAnews - Di mata Walikota Solo, Joko Widodo, mobil dinasnya yang baru karya siswa-siswa sekolah setempat sangat membanggakan. Selain harganya yang murah, desain dan interior mobil itu tidak kalah dengan mobil buatan Jepang maupun Eropa.

"Mobil ini komposisi bahan baku lokalnya mencapai 80 persen. Harganya jika diproduksi massal sekitar Rp95 juta," kata Jokowi panggilan akrab Walikota Solo kepada VIVAnews.com di Solo, kemarin.

Mobil baru kebanggaan Jokowi itu hasil karya siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 2 Surakarta dan SMK Warga Surakarta. Dia menambahkan, kondisi mobil yang kini dijadikan tunggangan sehari-harinya itu cukup bagus - baik dari segi desain interior maupun kualitas mesin.

"Desain interior sangat bagus. Ini terlihat dari pengerjaannya yang halus. Selain itu mesin halus sekali sehingga saya tidak ada complain sama sekali," ucapnya puas.

Mobil yang diberi merek Kiat Esemka itu memiliki kapasitas mesin 1800 CC. "Kalau harga Rp95 juta dapat mobil dengan kapasitas seperti ini, mau apalagi?. Ditambah AC (pendingin ruang) yang bagus, tape yang oke dan tempat duduk yang comfort (nyaman)," terangnya.

Mobil ini dibuat oleh siswa SMK bekerjasama dengan bengkel mobil Kiat Motor Klaten. Mobil jenis keluarga berwarna hitam itu dilengkapi dengan remote control.

"Bentuk mobil ya diambil dari macam-macam desain, ya jadinya seperti itu. Desainnya diambil dari mobil Jepang, Korea dan Eropa. Campur-campurlah desainnya. Memang pintar designernya," kata dia.

Mobil itu kini sudah diparkir di rumah dinas Walikota Solo di Loji Gandrung. Bahkan, mobil hasil karya siswa SMK itu sudah dipasang plat nomor walikota, AD 1 A. "Saya sangat bangga dengan produk lokal ini. Makanya saya mau mempromosikannnya," paparnya. (ren)