Pewarta: Nanien Yuniar
Jakarta (ANTARA News) - Para pengembang aplikasi lokal ditantang mewujudkan Kota Pintar (Smart City) lewat aplikasi mobile dalam Digital Creative Indonesia Competition bertema The NextDev, Karya Anak Bangsa untuk Solusi Indonesia yang digelar Telkomsel.
"Kota akan lebih baik dengan Smart City
yang ujung-ujungnya akan meningkatkan kualitas hidup, aplikasi akan
membantu sebagian masalah itu," kata Direktur Utama Telkomsel Ririek
Adriansyah di Jakarta, Senin.
Kompetisi tersebut bertujuan menggali potensi anak muda Indonesia dalam membuat aplikasi mobile untuk mengembangkan Kota Pintar (Smart City).
Melalui
The NextDev, pihaknya ingin mendorong pengembang aplikasi muda agar
dapat berkontribusi mencari solusi dari permasalahan di kota
memanfaatkan teknologi informasi.
Peserta kompetisi The NextDev
dapat memilih satu di antara enam sub tema aplikasi yang jadi masalah
umum di perkotaan, yaitu pemerintahan, kesehatan, pendidikan, Usaha
Kecil Menengah, pariwisata dan transportasi publik.
Kompetisi
ini dibuka untuk mereka yang berusia 18--30 tahun dan dapat diikuti oleh
individu atau tim berisi maksimal tiga orang. Pendaftaran dibuka pada
Mei--Juni 2015 di wwe.telkomsel.com/nextdev.
Peserta
akan disaring menjadi 20 finalis yang mendapat pelatihan, publisitas
dan akses pasar. Tiga tim terbaik mendapat hadiah uang tunai dan
kesempatan melakukan kunjungan studi ke pelaku industri telekomunikasi
besar di luar negeri.
Kepala UPT Jakarta Smart City Pemerintah
Provinsi DKI Jakarta Alberto Ali menambahkan pihaknya menyambut baik
kompetisi tersebut.
"Jakarta ingin dibuat menjadi
modern, tertata rapi, layak huni, manusiawi berbudaya dan pemerintahan
berorientasi pada publik. Perlu teknologi informasi untuk
mewujudkannya," tutur dia.
Alberto menambahkan pihaknya siap
membantu menyediakan data untuk para pengembang lokal yang ingin
menyelesaikan masalah perkotaan.
Blog ini merupakan sarana informasi Kegiatan yang dilakukan oleh/ untuk kalangan muda maupun yang merasa muda / demi menyongsong masa depan yang lebih baik Kami Beralamatkan di Jln. H. Enang No. 28 Cisalak Depok ( Chicak Musik Studio), Telp. 08159906112
Rabu, 06 Mei 2015
Tim Indonesia juara kontes robot di Amerika
Pewarta: Ajat Sudrajat
Bandung (ANTARA News) - Tim Robot Indonesia 2015 yang diwakili oleh Politeknik Negeri Bandung (Polban) meraih dua medali emas, satu perak dan satu perunggu pada "Trinity College International Robot Contest 2015" di Kota Hartford, Connecticut, Amerika Serikat, akhir Maret.
Salah satu pembimbing dan Pemantau Tim Robot Indonesia 2015 Setiadi Rachmat, dalam siaran persnya, Minggu, menuturkan prestasi tersebut merupakan capaian yang luar biasa mengingat kompetisi ini merupakan ajang bergengsi yang telah diselenggarakan kurang lebih 20 tahun dengan peserta dari berbagai negara seperti Amerika, China, Israel dan lain-lain.
"Tim Robot Pemadam Api Indonesia merupakan tim yang dipilih dari pemenang tingkat nasional Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI) tahun 2014. Tim mewakili Indonesia untuk tingkat internasional di bawah penugasan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi," kata Setiadi.
Ia mengatakan anggota Tim Robot Pemadam Api Indonesia 2015 berjumlah 13 orang yang terdiri dari mahasiswa, pembimbing, pendamping dan pemantau.
Mahasiswa yang terlibat adalah Harry Gusyanto, Dendi Mahawarman, Zharfan Ghafara Gunawan, Candra Diningrat, Irham Yusra Muhammad dan Hilmy Abdurrahim Kaukaby.
"Sedangkan pembimbing dan ofisial adalah Setiadi Rachmat M Eng, Bambang Wisnuadhi MT Dr Eril Mozef, MS DEA Djoko Purwanto PhD, Dra Victoriana Suhartini, Yudi Harianto ST dan Angki A Rachmat MT," ujarnya.
Perjuangan Tim Robot Pemadam Api Indonesia 2015 ini cukup berliku, mulai dari tahapan kompetisi regional dan nasional yang ketat dengan total peserta mencapai 120 perguruan tinggi, jadwal perkuliahan mahasiswa dan pembimbing yang padat, penelitian teknologi dari berbagai bagian robot seperti sensor dan aktuator, pendanaan, uji coba robot.
"Hingga detik-detik keberangkatan dan pengiriman robot menggunakan pesawat yang mengharuskan tim membongkar ulang kopor karena kelebihan berat dan kelebihan dimensi, akhirnya tim berhasil juga sampai ke tempat tujuan dengan membawa enam robot untuk dipertandingkan," katanya.
Menurut dia, semua perjuangan dan kerja keras tersebut terbayar manis pada hari Minggu 29 Maret 2015 dengan berkibarnya Sang Saka Merah Putih di Trinity College, Hartford Connecticut, USA, di antara jajaran perguruan tinggi dunia.
Ia mengatakan ada dua divisi yang diikuti pada Trinity College International Robot Contest, yaitu Divisi Pemadam Api Senior Beroda ("Fire Fighting Senior Wheeled Division") dan Robot Berkaki ("Fire Fighting Senior Walking Division").
Untuk kategori "Fire Fighting Senior (Wheel) Division", tim memperoleh medali emas diraih untuk Robot BANDUNG WR, dan medali perak untuk Robot NUSANTARA WR.
"Lalu untuk kategori Fire Fighting Senior (Walking) Division memperoleh medali emas diraih oleh Robot PASUNDAN LR, sedangkan medali perunggu diraih oleh Robot CIWARUGA LR," katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan teknologi yang digunakan pada robot pemadam api itu beragam, mulai dari komponen yang dapat ditemui di rumah hingga yang mengharuskan untuk impor.
"Semua itu untuk membuat robot dengan tugas yang kompleks, namun dana yang optimal. Pada kategori Fire Fighting, misi robot adalah mencari dan menemukan titik api pada suatu simulasi interior rumah yang memiliki empat ruangan," kata dia.
Titik api ditempatkan acak pada suatu ruangan. Robot harus bisa memadamkan api secepatnya dengan melalui berbagai rintangan, seperti furnitur dan lain-lain. Robot juga diprogram untuk dapat kembali ke "Home" setelah memadamkan api.
Bandung (ANTARA News) - Tim Robot Indonesia 2015 yang diwakili oleh Politeknik Negeri Bandung (Polban) meraih dua medali emas, satu perak dan satu perunggu pada "Trinity College International Robot Contest 2015" di Kota Hartford, Connecticut, Amerika Serikat, akhir Maret.
Salah satu pembimbing dan Pemantau Tim Robot Indonesia 2015 Setiadi Rachmat, dalam siaran persnya, Minggu, menuturkan prestasi tersebut merupakan capaian yang luar biasa mengingat kompetisi ini merupakan ajang bergengsi yang telah diselenggarakan kurang lebih 20 tahun dengan peserta dari berbagai negara seperti Amerika, China, Israel dan lain-lain.
"Tim Robot Pemadam Api Indonesia merupakan tim yang dipilih dari pemenang tingkat nasional Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI) tahun 2014. Tim mewakili Indonesia untuk tingkat internasional di bawah penugasan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi," kata Setiadi.
Ia mengatakan anggota Tim Robot Pemadam Api Indonesia 2015 berjumlah 13 orang yang terdiri dari mahasiswa, pembimbing, pendamping dan pemantau.
Mahasiswa yang terlibat adalah Harry Gusyanto, Dendi Mahawarman, Zharfan Ghafara Gunawan, Candra Diningrat, Irham Yusra Muhammad dan Hilmy Abdurrahim Kaukaby.
"Sedangkan pembimbing dan ofisial adalah Setiadi Rachmat M Eng, Bambang Wisnuadhi MT Dr Eril Mozef, MS DEA Djoko Purwanto PhD, Dra Victoriana Suhartini, Yudi Harianto ST dan Angki A Rachmat MT," ujarnya.
Perjuangan Tim Robot Pemadam Api Indonesia 2015 ini cukup berliku, mulai dari tahapan kompetisi regional dan nasional yang ketat dengan total peserta mencapai 120 perguruan tinggi, jadwal perkuliahan mahasiswa dan pembimbing yang padat, penelitian teknologi dari berbagai bagian robot seperti sensor dan aktuator, pendanaan, uji coba robot.
"Hingga detik-detik keberangkatan dan pengiriman robot menggunakan pesawat yang mengharuskan tim membongkar ulang kopor karena kelebihan berat dan kelebihan dimensi, akhirnya tim berhasil juga sampai ke tempat tujuan dengan membawa enam robot untuk dipertandingkan," katanya.
Menurut dia, semua perjuangan dan kerja keras tersebut terbayar manis pada hari Minggu 29 Maret 2015 dengan berkibarnya Sang Saka Merah Putih di Trinity College, Hartford Connecticut, USA, di antara jajaran perguruan tinggi dunia.
Ia mengatakan ada dua divisi yang diikuti pada Trinity College International Robot Contest, yaitu Divisi Pemadam Api Senior Beroda ("Fire Fighting Senior Wheeled Division") dan Robot Berkaki ("Fire Fighting Senior Walking Division").
Untuk kategori "Fire Fighting Senior (Wheel) Division", tim memperoleh medali emas diraih untuk Robot BANDUNG WR, dan medali perak untuk Robot NUSANTARA WR.
"Lalu untuk kategori Fire Fighting Senior (Walking) Division memperoleh medali emas diraih oleh Robot PASUNDAN LR, sedangkan medali perunggu diraih oleh Robot CIWARUGA LR," katanya.
Lebih lanjut ia mengatakan teknologi yang digunakan pada robot pemadam api itu beragam, mulai dari komponen yang dapat ditemui di rumah hingga yang mengharuskan untuk impor.
"Semua itu untuk membuat robot dengan tugas yang kompleks, namun dana yang optimal. Pada kategori Fire Fighting, misi robot adalah mencari dan menemukan titik api pada suatu simulasi interior rumah yang memiliki empat ruangan," kata dia.
Titik api ditempatkan acak pada suatu ruangan. Robot harus bisa memadamkan api secepatnya dengan melalui berbagai rintangan, seperti furnitur dan lain-lain. Robot juga diprogram untuk dapat kembali ke "Home" setelah memadamkan api.
"Doodle" Google peringati penemu piano, Cristofori
Jakarta (ANTARA News) - Mesin pencari Google hari ini menampilkan doodle yang melukiskan penemu piano, Bartolomeo Christofori, yang lahir pada 4 Mei 360 tahun silam atau 1655.
Dianggap sebagai rajanya instrumen musik, piano adalah alat musik utama bagi para jenius musik seperti Frederic Chopin, Ludwig van Beethoven dan banyak komponis besar lainnya.
Dan hari ini Google berusaha memperingati hari ulang tahun ke-360 sang penemu Bartolomeo Christofori lewat doodle terbarunya.
Setelah membuat satu instrumen musik, Cristofori pindah dari sebuah kota di Italia utara, Padua, yang saat itu masuk wilayah Republik Venesia, ke Florence pada 1690 untuk mengabdi kepada keluarga terkenal Medici.
Di sinilah dia menciptakan masterpiece-nya itu. Membutuhkan waktu 17 tahun bagi dia untuk menciptakan piano seperti dikenal dunia modern sekarang.
Piano awalnya disebut dengan gravicembalo col piano e forte (piano kuno yang dimainkan lembut dan keras) yang menghasilkan berbagai volume suara yang tergantung pada keras atau lembutnya dawai dipukul.
Awalnya instrumen agung karya Cristofori diabaikan di Italia dan tak begitu dikenal sampai kematiannya pada 1731 ketika orang-orang Jerman memopulerkannya lewat berbagai artikel dalam kamus musik, demikian time.com.
Dianggap sebagai rajanya instrumen musik, piano adalah alat musik utama bagi para jenius musik seperti Frederic Chopin, Ludwig van Beethoven dan banyak komponis besar lainnya.
Dan hari ini Google berusaha memperingati hari ulang tahun ke-360 sang penemu Bartolomeo Christofori lewat doodle terbarunya.
Setelah membuat satu instrumen musik, Cristofori pindah dari sebuah kota di Italia utara, Padua, yang saat itu masuk wilayah Republik Venesia, ke Florence pada 1690 untuk mengabdi kepada keluarga terkenal Medici.
Di sinilah dia menciptakan masterpiece-nya itu. Membutuhkan waktu 17 tahun bagi dia untuk menciptakan piano seperti dikenal dunia modern sekarang.
Piano awalnya disebut dengan gravicembalo col piano e forte (piano kuno yang dimainkan lembut dan keras) yang menghasilkan berbagai volume suara yang tergantung pada keras atau lembutnya dawai dipukul.
Awalnya instrumen agung karya Cristofori diabaikan di Italia dan tak begitu dikenal sampai kematiannya pada 1731 ketika orang-orang Jerman memopulerkannya lewat berbagai artikel dalam kamus musik, demikian time.com.
Pesawat antariksa NASA tubruk permukaan Merkurius
Jakarta (ANTARA News) - Misi eksplorasi planet Badan Antariksa Amerika
Serikat (NASA) berakhir sesuai rencana namun dramatis ketika pesawat
antariksa MESSENGER menubruk permukaan Merkurius, demikian menurut
pernyataan NASA, Jumat.
Pesawat antariksa MErcury Surface, Space ENvironment, GEochemistry, and Ranging (MESSENGER) menubruk Merkurius dengan kecepatan sekitar 8.750 mil per jam atau 3,91 kilometer per detik dan membentuk kawah baru di permukaan planet itu.
Pengendali misi di Johns Hopkins University Applied Physics Laboratory (APL) di Laurel, Maryland, mengonfirmasi pesawat antariksa itu menghantam permukaan Merkurius pukul 03:26 EDT.
Pengendali misi mengonfirmasi akhir operasi pesawat itu beberapa menit kemudian, pukul 03:40, ketika stasiun Deep Space Network (DSN) NASA di Goldstone, California, tidak mendeteksi sinyal pesawat antariksa itu.
"Keluar dengan sebuah pukulan saat menumbuk permukaan Merkurius, kami menyambut MESSENGER sebagai misi yang lebih dari sukses," kata John Grunsfeld, pejabat Science Mission Directorate NASA di Washington.
"Misi MESSENGER akan memberi para ilmuwan ladang hasil baru saat kita mulai fase selanjutnya dari misi ini--menganalisis data-data yang sudah ada di arsip, dan mengungkap misteri Merkurius," katanya di laman resmi NASA, Jumat.
Sebelum tumbukan, tim perancang misi MESSENGER memperkirakan pesawat antariksa itu melewati beberapa mil cekungan berisi lava di Merkurius sebelum menabrak permukaan dan membuat kawah permukaan yang lebarnya diperkirakan 50 kaki (15,24 meter).
Kepergian MESSENGER di planet kering kecil yang paling dekat dengan matahari itu tidak teramati karena pesawat menabrak bagian planet yang menghadap jauh dari Bumi sehingga teleskop-teleskop di Bumi tidak bisa menangkap momen tabrakan itu.
Teleskop-teleskop yang berbasis di Bumi juga tidak bisa melihat dampaknya karena kedekatan Merkurius dengan matahari akan merusak optik.
Operasi hari terakhir MESSENGER bermula pukul 11:15 dengan inisiasi pengiriman terakhir data dan citra-citra dari Merkurius via antena 70 meter DSN di Madrid, Spanyol.
Setelah transisi terencana ke antena 34 meter DSN di California pukul 02:40, operator misi kemudian mengonfirmasi pengalihan ke komunikasi sinyal suar saja pukul 03:04.
"Kami memantau sinyal suar MESSENGER selama sekitar 20 menit lagi," kata manager operasi misi Andy Calloway dari APL.
"Selama waktu itu aneh memikirkan MESSENGER menabrak, kami tidak bisa segera mengonfirmasinya karena jarak yang sangat jauh antara Merkurius dan Bumi."
MESSENGER diluncurkan 3 Agustus 2004, dan mulai mengorbit di sekitar Merkurius pada 17 Maret 2011. Pada akhir misinya pesawat itu sudah menjelajah selama lebih dari empat tahun dan 4.105 mengorbit di sekitar Mercurius.
Meski sudah menyelesaikan tujuan ilmiah utamanya pada Maret 2012, misi pesawat itu diperpanjang dua kali, memungkinkannya menangkap citra-citra dan informasi tentang planet itu.
Pada Selasa tim berhasil mengeksekusi manuver orbit yang menjaga MESSENGER pada jarak yang memungkinkannya mengumpulkan informasi-informasi kritis tentang anomali magnetik kerak Merkurius dan kawah-kawah kutub berisi es pada permukaannya.
Setelah kehabisan bahan bakar dan tidak bisa lagi meningkatkan ketinggian, MESSENGER akhirnya tidak bisa menahan tarikan gravitasi matahari di orbitnya.
"Hari ini kita menyampaikan perpisahan pada pesawat yang paling tangguh yang berhasil menjelajahi planet tetangga," kata Sean Solomon, peneliti utama MESSENGER dan direktur Lamont-Doherty Earth Observatory Columbia University di Palisades, New York.
Di antara banyak pencapaiannya, misi MESSENGER antara lain berhasil menentukan komposisi permukaan Merkurius, mengungkap sejarah geologisnya, menemukan medan magnet internalnya, dan memverifikasi deposit kutubnya yang didominasi air es.
Pesawat antariksa MErcury Surface, Space ENvironment, GEochemistry, and Ranging (MESSENGER) menubruk Merkurius dengan kecepatan sekitar 8.750 mil per jam atau 3,91 kilometer per detik dan membentuk kawah baru di permukaan planet itu.
Pengendali misi di Johns Hopkins University Applied Physics Laboratory (APL) di Laurel, Maryland, mengonfirmasi pesawat antariksa itu menghantam permukaan Merkurius pukul 03:26 EDT.
Pengendali misi mengonfirmasi akhir operasi pesawat itu beberapa menit kemudian, pukul 03:40, ketika stasiun Deep Space Network (DSN) NASA di Goldstone, California, tidak mendeteksi sinyal pesawat antariksa itu.
"Keluar dengan sebuah pukulan saat menumbuk permukaan Merkurius, kami menyambut MESSENGER sebagai misi yang lebih dari sukses," kata John Grunsfeld, pejabat Science Mission Directorate NASA di Washington.
"Misi MESSENGER akan memberi para ilmuwan ladang hasil baru saat kita mulai fase selanjutnya dari misi ini--menganalisis data-data yang sudah ada di arsip, dan mengungkap misteri Merkurius," katanya di laman resmi NASA, Jumat.
Sebelum tumbukan, tim perancang misi MESSENGER memperkirakan pesawat antariksa itu melewati beberapa mil cekungan berisi lava di Merkurius sebelum menabrak permukaan dan membuat kawah permukaan yang lebarnya diperkirakan 50 kaki (15,24 meter).
Kepergian MESSENGER di planet kering kecil yang paling dekat dengan matahari itu tidak teramati karena pesawat menabrak bagian planet yang menghadap jauh dari Bumi sehingga teleskop-teleskop di Bumi tidak bisa menangkap momen tabrakan itu.
Teleskop-teleskop yang berbasis di Bumi juga tidak bisa melihat dampaknya karena kedekatan Merkurius dengan matahari akan merusak optik.
Operasi hari terakhir MESSENGER bermula pukul 11:15 dengan inisiasi pengiriman terakhir data dan citra-citra dari Merkurius via antena 70 meter DSN di Madrid, Spanyol.
Setelah transisi terencana ke antena 34 meter DSN di California pukul 02:40, operator misi kemudian mengonfirmasi pengalihan ke komunikasi sinyal suar saja pukul 03:04.
"Kami memantau sinyal suar MESSENGER selama sekitar 20 menit lagi," kata manager operasi misi Andy Calloway dari APL.
"Selama waktu itu aneh memikirkan MESSENGER menabrak, kami tidak bisa segera mengonfirmasinya karena jarak yang sangat jauh antara Merkurius dan Bumi."
MESSENGER diluncurkan 3 Agustus 2004, dan mulai mengorbit di sekitar Merkurius pada 17 Maret 2011. Pada akhir misinya pesawat itu sudah menjelajah selama lebih dari empat tahun dan 4.105 mengorbit di sekitar Mercurius.
Meski sudah menyelesaikan tujuan ilmiah utamanya pada Maret 2012, misi pesawat itu diperpanjang dua kali, memungkinkannya menangkap citra-citra dan informasi tentang planet itu.
Pada Selasa tim berhasil mengeksekusi manuver orbit yang menjaga MESSENGER pada jarak yang memungkinkannya mengumpulkan informasi-informasi kritis tentang anomali magnetik kerak Merkurius dan kawah-kawah kutub berisi es pada permukaannya.
Setelah kehabisan bahan bakar dan tidak bisa lagi meningkatkan ketinggian, MESSENGER akhirnya tidak bisa menahan tarikan gravitasi matahari di orbitnya.
"Hari ini kita menyampaikan perpisahan pada pesawat yang paling tangguh yang berhasil menjelajahi planet tetangga," kata Sean Solomon, peneliti utama MESSENGER dan direktur Lamont-Doherty Earth Observatory Columbia University di Palisades, New York.
Di antara banyak pencapaiannya, misi MESSENGER antara lain berhasil menentukan komposisi permukaan Merkurius, mengungkap sejarah geologisnya, menemukan medan magnet internalnya, dan memverifikasi deposit kutubnya yang didominasi air es.
Selasa, 05 Mei 2015
Temuan terbaru 2015
Seperti dikutip dari yahoo, berikut 10 Temuan Terbaik Tahun 2015 yang cukup canggih dan kreatif:
1.) PowerTrekk - Charger Ponsel Bertenaga Air
Ini benar-benar nyata. Perangkat berisi sodium ini akan mengubah air menjadi hidrogen serta menjadikannya tenaga melalui reaksi kimia. Tak perlu pusing mencari colokan listrik saat ponsel Anda mati. Cukup cari air bersih.
2.) Google Glasses
Ini merupakan mimpi jadi nyata bagi para pencinta fiksi ilmiah. Sebuah komputer berprosesor canggih ditanamkan di dalam kacamata dengan lensa berfungsi sebagai monitor. Layar akan aktif saat penggunanya melihat ke arah kanan.
3.) Teman Jogging Elektronis
Tidak ada teman yang menemani saat Anda berlari pagi/sore? Penemu dari Australia mengembangkan teman jogging elektronik yang akan mampu terbang di samping Anda. Sensor kamera di helikopter kecil Joggobot diprogram tetap pada kaos yang digunakan.
4.) Papan Catur Jarak Jauh
Saat ini Anda bisa bermain catur dengan orang nun jauh di sana melalui internet dan laptop. Tapi sudah mungkin saat ini untuk bermain catur dengan papan catur sesungguhnya, yang bidaknya dapat digerakkan dari jarak jauh.
5.) ChocEdge - Printer Cokelat 3D
Inilah perangkat yang paling ditunggu mereka yang suka cokelat. Sebuah tim dari Universitas Exeter mengembangkan printer pertama di dunia yang memungkinkan Anda mendesain cokelat Anda sendiri. Harga mesinnya £2,500 dan mampu mengeluarkan cokelat sesuai instruksi membentuknya sesuai desain yang Anda buat.
6.) Wahh Quantum Sensations (Semprotan Mabuk)
Kabar baik untuk para alkoholik. Wahh Quantum Sensations ini dapat dengan cepat membuat Anda mabuk, dengan sensasi sama seperti meminum alkohol. Semprotan yang dikembangkan Philippe Starck (Perancis) dan David Edwards (Amerika) ini akan menyemprotkan 0.075ml alkohol sekali tekan. Karena bentuk aerosolnya, alkohol tersebut dapat menyerap cepat. Kabar buruk--dan kabar baiknya pula--efek semprotan ini cuma berlangsung selama beberapa detik.
7.) The Eyephone | TheEyeTribe
Teknologi layar sentuh bisa jadi sesuatu yang basi, karena teknologi asal Denmark bernama Eye Tribe ini memungkinkan Anda mengendalikan ponsel cerdas atau tablet melalui gerakan mata. Alat ini menggunakan cahaya infra merah yang dipantulkan dari pupil mata ke perangkat.
8.) Indoor Clouds (Awan Dalam Ruangan)
Menatap awan merupakan kegiatan "nggak penting" tapi menyenangkan. Sayangnya sampai saat ini hal itu hanya bisa dilakukan di luar ruangan. Untung saja, Berndnaut Smilde, dari Belanda, punya cara untuk mengontrol cuaca di dalam ruangan. Dengan mesin asap, dia mengakali temperatur dan intensitas cahaya sehingga terbentuklah awan di dalam ruangan.
9.) EnableTalk - Sarung Tangan untuk Orang Bisu
Mahasiswa-mahasiswa di Ukraina mengembangkan sarung tangan dengan sensor elektronik yang dapat mengubah gerakan tangan menjadi audio vokal lewat ponsel cerdas. Perangkat bernama EnableTalk memiliki ongkos produksi sebesar £50, serta siap mengubah hidup 40 juta orang bisu di dunia.
10.) SpeechJammer - Perangkat untuk Membungkam Orang yang Berisik
Pernah membayangkan remote control yang mampu mendiamkan orang? Berterimakasihlah kepada Kazutaka Kurihara dan Koji Tsukada yang menemukan senjata pembungkam ini. Perangkat ini akan membuat stres otak dan secara instan akan mendiamkan objeknya. Mesin ini bisa bekerja dari jarak 90 kaki.
Itulah 10 Penemuan Teknologi Terbaik Tahun 2015 yang merealisasikan sebuah konsep masa depan canggih dan kreatif dari para penemu di dunia. Kira-kira ditahun 2015 teknologi apa lagi ya? Disalin Info Terbaru 2015 dari sumber yahoo.com.
1.) PowerTrekk - Charger Ponsel Bertenaga Air
Ini benar-benar nyata. Perangkat berisi sodium ini akan mengubah air menjadi hidrogen serta menjadikannya tenaga melalui reaksi kimia. Tak perlu pusing mencari colokan listrik saat ponsel Anda mati. Cukup cari air bersih.
2.) Google Glasses
Ini merupakan mimpi jadi nyata bagi para pencinta fiksi ilmiah. Sebuah komputer berprosesor canggih ditanamkan di dalam kacamata dengan lensa berfungsi sebagai monitor. Layar akan aktif saat penggunanya melihat ke arah kanan.
3.) Teman Jogging Elektronis
Tidak ada teman yang menemani saat Anda berlari pagi/sore? Penemu dari Australia mengembangkan teman jogging elektronik yang akan mampu terbang di samping Anda. Sensor kamera di helikopter kecil Joggobot diprogram tetap pada kaos yang digunakan.
4.) Papan Catur Jarak Jauh
Saat ini Anda bisa bermain catur dengan orang nun jauh di sana melalui internet dan laptop. Tapi sudah mungkin saat ini untuk bermain catur dengan papan catur sesungguhnya, yang bidaknya dapat digerakkan dari jarak jauh.
5.) ChocEdge - Printer Cokelat 3D
Inilah perangkat yang paling ditunggu mereka yang suka cokelat. Sebuah tim dari Universitas Exeter mengembangkan printer pertama di dunia yang memungkinkan Anda mendesain cokelat Anda sendiri. Harga mesinnya £2,500 dan mampu mengeluarkan cokelat sesuai instruksi membentuknya sesuai desain yang Anda buat.
6.) Wahh Quantum Sensations (Semprotan Mabuk)
Kabar baik untuk para alkoholik. Wahh Quantum Sensations ini dapat dengan cepat membuat Anda mabuk, dengan sensasi sama seperti meminum alkohol. Semprotan yang dikembangkan Philippe Starck (Perancis) dan David Edwards (Amerika) ini akan menyemprotkan 0.075ml alkohol sekali tekan. Karena bentuk aerosolnya, alkohol tersebut dapat menyerap cepat. Kabar buruk--dan kabar baiknya pula--efek semprotan ini cuma berlangsung selama beberapa detik.
7.) The Eyephone | TheEyeTribe
Teknologi layar sentuh bisa jadi sesuatu yang basi, karena teknologi asal Denmark bernama Eye Tribe ini memungkinkan Anda mengendalikan ponsel cerdas atau tablet melalui gerakan mata. Alat ini menggunakan cahaya infra merah yang dipantulkan dari pupil mata ke perangkat.
8.) Indoor Clouds (Awan Dalam Ruangan)
Menatap awan merupakan kegiatan "nggak penting" tapi menyenangkan. Sayangnya sampai saat ini hal itu hanya bisa dilakukan di luar ruangan. Untung saja, Berndnaut Smilde, dari Belanda, punya cara untuk mengontrol cuaca di dalam ruangan. Dengan mesin asap, dia mengakali temperatur dan intensitas cahaya sehingga terbentuklah awan di dalam ruangan.
9.) EnableTalk - Sarung Tangan untuk Orang Bisu
Mahasiswa-mahasiswa di Ukraina mengembangkan sarung tangan dengan sensor elektronik yang dapat mengubah gerakan tangan menjadi audio vokal lewat ponsel cerdas. Perangkat bernama EnableTalk memiliki ongkos produksi sebesar £50, serta siap mengubah hidup 40 juta orang bisu di dunia.
10.) SpeechJammer - Perangkat untuk Membungkam Orang yang Berisik
Pernah membayangkan remote control yang mampu mendiamkan orang? Berterimakasihlah kepada Kazutaka Kurihara dan Koji Tsukada yang menemukan senjata pembungkam ini. Perangkat ini akan membuat stres otak dan secara instan akan mendiamkan objeknya. Mesin ini bisa bekerja dari jarak 90 kaki.
Itulah 10 Penemuan Teknologi Terbaik Tahun 2015 yang merealisasikan sebuah konsep masa depan canggih dan kreatif dari para penemu di dunia. Kira-kira ditahun 2015 teknologi apa lagi ya? Disalin Info Terbaru 2015 dari sumber yahoo.com.
10 Penemuan Ilmiah Paling Menghebohkan 2014
TEMPO.CO , London:
Journal Science merilis sepuluh penemuan ilmiah terheboh tahun ini.
Salah satunya adalah lukisan tangan di Gua Salendrang, Maros, Sulawesi
Selatan, yang berusia 40 ribu tahun. (Baca juga: Lukisan Gua Tertua Ditemukan di Sulawesi)
Berikut ini daftar sepuluh penemuan tersebut, seperti dilansir Daily Mail, Sabtu, 20 Desember 2014.
1. Komet Rosetta
Roket Rosetta, yang membawa Philae, diluncurkan ke luar angkasa pada tahun 2004 dengan memanfaatkan gravitasi Bumi dan Mars, untuk membawasnya mendekati Komet 67P. Setelah mengejar Komet 67P / Churyumov-Gerasimenko selama lebih dari sepuluh tahun dan memasuki orbit pada Agustus 2014.
Roket yang sudah menempuh empat miliar mil (6,5 miliar kilometer) ini akhirnya meluncurkan Philae ke daratan komet pada 12 November 2014, dan berjalan 1 meter (40 inchi) per detik. Para ilmuwan baru-baru ini mengatakan air yang ada di komet berbeda dari di bumi. Mereka menilai air di bumi kita berasal dari asteroid, bukan komet.
2. Evolusi dinosaurus menjadi burung
Tim ilmuwan internasional menganalisa ribuan fosil dinosaurus dan burung di masa awal dunia, dan membandingkan tulang makhluk-makhluk tersebut dengan burung modern. Temuan mereka antara lain, bulu, berevolusi dengan baik sebelum burung pertama ditemukan. Bulu itu bukan untuk terbang, melainkan menjaga dinosaurus unggas tersebut hangat. Selain itu, bulu pun digunakan untuk menarik lawan jenis dan menjaga keseimbangan tubuh.
3. Darah muda untuk serum awet muda
Para ilmuwan mencoba menemukan cara untuk meremajakan otot dan otak orang-orang tua, dengan memberi mereka asupan darah orang muda. Penelitian yang dipublikasikan tahun ini oleh para peneliti di Harvard University menunjukkan protein yang dikandung darah muda, dikenal sebagai GDF11, bisa memicu kekuatan otot dan daya tahan. Saat ini, tes dilakukan terhadap orang-orang berusia 18 tahun dan pasien Alzheimer berumur tua, yang menerima suntikan plasma dari orang muda.
4. Robot kompak
Robot-robot mungil dikembangkan para ilmuwan di Harvard University untuk membangun struktur sederhana tanpa pengawasan. Ada suatu kelompok di Amerika yang membuat ribuan mesin yang bisa mencetak bentuk persegi, persegi panjang dan bentuk-bentuk dua dimensi lainnya.
Selain itu, ada pengembangan dengan memanfaatkan 10 pesawat tanpa awak dengan empat mesin atau quadcopter, untuk memancarkan lokasi satu dengan lain. Teknologi ini dikembangkan untuk menghindari tabrakan, terbang dengan suatu formasi, serta berputar. Dalam eksperimen berikutnya, kapal robot mampu menampilkan manuver, dengan komando dari satu komputer pusat yang dilengkapi kamera. Penemuan-penemuan ini menjadi harapan suatu hari nanti robot bisa mengambil alih tugas manusia.
5. Chip komputer serupa otak manusia
Ahli komputer dari IBM dan sejumlah perusahaan lainnya mengembangkan chip neuromorfik berskala besar pertama. Chip ini dirancang untuk mengolah informasi layaknya otak. Otak manusia bekerja melalui neuron individu yang berkomunikasi dengan ribuan neuron di sekitarnya menggunakan sinyal kimia. Pada umumnya otak memiliki jaringan yang terdiri dari 100 miliar neuron, terhubung oleh 100 triliun sinapsis. Dengan meniru arsitektur otak manusia, chip TrueNorth IDM menggunakan 5,4 miliar transistor serta 256 juta sinapsis.
6. Lukisan tangan di gua Maros di Sulawesi Selatan
Lukisan tangan yang menggambarkan hewan ditemukan pada sebuah gua di Maros, Sulawesi, Indonesia. Usianya diperkirakan 35 ribu - 40 ribu tahun. Semua, umurnya diprediksi 10 ribu tahun. Goresan tersebut diciptakan dengan mencipratkan dan meniup cat berwarna merah di tangan, kemudian ditempelkan ke dinding gua. Lukisan itu bercampur dengan gambar babi rusa berwarna merah serta pigmen berwarna mulberi. Penemuan ini menggambarkan jenis lukisan tersebut sudah dikenal di seluruh dunia, bahkan hingga Afrika, sejak 60 ribu tahun silam.
7. Manipulasi ingatan dengan cahaya
Seperti dalam film Eternal Sunshine of a Spotless Mind, para peneliti membuktikan mampu memanipulasi bahkan menghilangkan ingatan - setidaknya pada tikus. Dengan menggunakan teknis yang disebut optogentik, melalui virus untuk membawa molekul sensitif ringan menuju neuron tikus, mereka mampu mengubah aktivitas otak binatang.
Para peneliti di MIT bisa membuang ingatan yang ada dan menanamkan yang palsu. Mereka pun mampu menukar ingatan buruk menjadi baik. Meski masih kontroversial, implikasi teknik ini jelas. Jika digunakan untuk manusia, dokter memiliki kemampuan untuk mengontrol tingkah laku manusia, dan bisa membantu para pecandu atau penderita kelainan seperti depresi dan schizophrenia.
8. Satelit murah
Meski sudah diluncurkan ke luar angkasa lebih dari satu dekade, satelit-satelit murah berukuran 4 inchi (10 sentimeter) persegi bernama CubeSats akhirnya benar-benar dilepas tahun 2014. Sebagai alat pendidikan bagi para mahasiswa, miniatur satelit tersebut sudah menjalankan sejumlah kegiatan ilmiah, menurut para peneliti. Sepanjang tahun ini, lebih dari 75 unit satelit diluncurkan, melakukan penelitian luar angkasa seperti mempelajari reaksi tumbuhan terhadap gravitasi. Selebihnya digunakan untuk menguji teknologi baru ponsel pintar dan satelit komunikasi. CubeSats diharapkan mampu menjadi teleskop luar angkasa untuk mengamati bui dan memonitor lingkungan.
9. Pengembangan alfabeta genetic
Semua kehidupan yang terjadi di bumi memiliki struktur dasar yang sama dalam kode genetik - untaian panjang DNA yang menggunakan empat molekul dasar pembentuk alfabeta geneik. Para peneliti di The Scripps Research Institute di California tahun ini menciptakan organisme pertama yang memiliki dua huruf genetik tambahan. Mereka menemukan DNA bisa menyalin dirinya. Meski bakteri sintetis ini tidak mampu bereproduksi di luar laboratorium, para ilmuwan percaya bakteri itu bisa dimanfaatkan untuk membuat biokimia dengan bahan yang tidak natural.
10. Sel penyembuh diabetes
Dua kelompok menemukan dua metode berbeda untuk mengembangkan sel yang mirip sel beta - sel yang memproduksi insulin dalam pankreas - di laboratorium tahun ini. Para peneliti memiliki kesempatan untuk mempelajari diabetes. Sel batang embrionik manusia dipakai untuk menangkal penyakit, yang sebelumnya sudah dipelajari para ilmuwan untuk membuat insulin. Sel beta membantu mengatur tingkat glukosa dalam aliran darah. Dalam tubuh penderita diabetes, sistem imun dapat melawan sel-sel tersebut dan membunuh mereka. Para peneliti dari University of British Columbia dan Harvard University memakai sel beta yang dikembangkan dari kulit manusia sehat, untuk dibandingkan dengan pasien diabetes. Para peneliti ingin melihat adanya perbedaan dari keduanya.
DAILY MAIL | MARIA YUNIAR
Berikut ini daftar sepuluh penemuan tersebut, seperti dilansir Daily Mail, Sabtu, 20 Desember 2014.
1. Komet Rosetta
Roket Rosetta, yang membawa Philae, diluncurkan ke luar angkasa pada tahun 2004 dengan memanfaatkan gravitasi Bumi dan Mars, untuk membawasnya mendekati Komet 67P. Setelah mengejar Komet 67P / Churyumov-Gerasimenko selama lebih dari sepuluh tahun dan memasuki orbit pada Agustus 2014.
Roket yang sudah menempuh empat miliar mil (6,5 miliar kilometer) ini akhirnya meluncurkan Philae ke daratan komet pada 12 November 2014, dan berjalan 1 meter (40 inchi) per detik. Para ilmuwan baru-baru ini mengatakan air yang ada di komet berbeda dari di bumi. Mereka menilai air di bumi kita berasal dari asteroid, bukan komet.
2. Evolusi dinosaurus menjadi burung
Tim ilmuwan internasional menganalisa ribuan fosil dinosaurus dan burung di masa awal dunia, dan membandingkan tulang makhluk-makhluk tersebut dengan burung modern. Temuan mereka antara lain, bulu, berevolusi dengan baik sebelum burung pertama ditemukan. Bulu itu bukan untuk terbang, melainkan menjaga dinosaurus unggas tersebut hangat. Selain itu, bulu pun digunakan untuk menarik lawan jenis dan menjaga keseimbangan tubuh.
3. Darah muda untuk serum awet muda
Para ilmuwan mencoba menemukan cara untuk meremajakan otot dan otak orang-orang tua, dengan memberi mereka asupan darah orang muda. Penelitian yang dipublikasikan tahun ini oleh para peneliti di Harvard University menunjukkan protein yang dikandung darah muda, dikenal sebagai GDF11, bisa memicu kekuatan otot dan daya tahan. Saat ini, tes dilakukan terhadap orang-orang berusia 18 tahun dan pasien Alzheimer berumur tua, yang menerima suntikan plasma dari orang muda.
4. Robot kompak
Robot-robot mungil dikembangkan para ilmuwan di Harvard University untuk membangun struktur sederhana tanpa pengawasan. Ada suatu kelompok di Amerika yang membuat ribuan mesin yang bisa mencetak bentuk persegi, persegi panjang dan bentuk-bentuk dua dimensi lainnya.
Selain itu, ada pengembangan dengan memanfaatkan 10 pesawat tanpa awak dengan empat mesin atau quadcopter, untuk memancarkan lokasi satu dengan lain. Teknologi ini dikembangkan untuk menghindari tabrakan, terbang dengan suatu formasi, serta berputar. Dalam eksperimen berikutnya, kapal robot mampu menampilkan manuver, dengan komando dari satu komputer pusat yang dilengkapi kamera. Penemuan-penemuan ini menjadi harapan suatu hari nanti robot bisa mengambil alih tugas manusia.
5. Chip komputer serupa otak manusia
Ahli komputer dari IBM dan sejumlah perusahaan lainnya mengembangkan chip neuromorfik berskala besar pertama. Chip ini dirancang untuk mengolah informasi layaknya otak. Otak manusia bekerja melalui neuron individu yang berkomunikasi dengan ribuan neuron di sekitarnya menggunakan sinyal kimia. Pada umumnya otak memiliki jaringan yang terdiri dari 100 miliar neuron, terhubung oleh 100 triliun sinapsis. Dengan meniru arsitektur otak manusia, chip TrueNorth IDM menggunakan 5,4 miliar transistor serta 256 juta sinapsis.
6. Lukisan tangan di gua Maros di Sulawesi Selatan
Lukisan tangan yang menggambarkan hewan ditemukan pada sebuah gua di Maros, Sulawesi, Indonesia. Usianya diperkirakan 35 ribu - 40 ribu tahun. Semua, umurnya diprediksi 10 ribu tahun. Goresan tersebut diciptakan dengan mencipratkan dan meniup cat berwarna merah di tangan, kemudian ditempelkan ke dinding gua. Lukisan itu bercampur dengan gambar babi rusa berwarna merah serta pigmen berwarna mulberi. Penemuan ini menggambarkan jenis lukisan tersebut sudah dikenal di seluruh dunia, bahkan hingga Afrika, sejak 60 ribu tahun silam.
7. Manipulasi ingatan dengan cahaya
Seperti dalam film Eternal Sunshine of a Spotless Mind, para peneliti membuktikan mampu memanipulasi bahkan menghilangkan ingatan - setidaknya pada tikus. Dengan menggunakan teknis yang disebut optogentik, melalui virus untuk membawa molekul sensitif ringan menuju neuron tikus, mereka mampu mengubah aktivitas otak binatang.
Para peneliti di MIT bisa membuang ingatan yang ada dan menanamkan yang palsu. Mereka pun mampu menukar ingatan buruk menjadi baik. Meski masih kontroversial, implikasi teknik ini jelas. Jika digunakan untuk manusia, dokter memiliki kemampuan untuk mengontrol tingkah laku manusia, dan bisa membantu para pecandu atau penderita kelainan seperti depresi dan schizophrenia.
8. Satelit murah
Meski sudah diluncurkan ke luar angkasa lebih dari satu dekade, satelit-satelit murah berukuran 4 inchi (10 sentimeter) persegi bernama CubeSats akhirnya benar-benar dilepas tahun 2014. Sebagai alat pendidikan bagi para mahasiswa, miniatur satelit tersebut sudah menjalankan sejumlah kegiatan ilmiah, menurut para peneliti. Sepanjang tahun ini, lebih dari 75 unit satelit diluncurkan, melakukan penelitian luar angkasa seperti mempelajari reaksi tumbuhan terhadap gravitasi. Selebihnya digunakan untuk menguji teknologi baru ponsel pintar dan satelit komunikasi. CubeSats diharapkan mampu menjadi teleskop luar angkasa untuk mengamati bui dan memonitor lingkungan.
9. Pengembangan alfabeta genetic
Semua kehidupan yang terjadi di bumi memiliki struktur dasar yang sama dalam kode genetik - untaian panjang DNA yang menggunakan empat molekul dasar pembentuk alfabeta geneik. Para peneliti di The Scripps Research Institute di California tahun ini menciptakan organisme pertama yang memiliki dua huruf genetik tambahan. Mereka menemukan DNA bisa menyalin dirinya. Meski bakteri sintetis ini tidak mampu bereproduksi di luar laboratorium, para ilmuwan percaya bakteri itu bisa dimanfaatkan untuk membuat biokimia dengan bahan yang tidak natural.
10. Sel penyembuh diabetes
Dua kelompok menemukan dua metode berbeda untuk mengembangkan sel yang mirip sel beta - sel yang memproduksi insulin dalam pankreas - di laboratorium tahun ini. Para peneliti memiliki kesempatan untuk mempelajari diabetes. Sel batang embrionik manusia dipakai untuk menangkal penyakit, yang sebelumnya sudah dipelajari para ilmuwan untuk membuat insulin. Sel beta membantu mengatur tingkat glukosa dalam aliran darah. Dalam tubuh penderita diabetes, sistem imun dapat melawan sel-sel tersebut dan membunuh mereka. Para peneliti dari University of British Columbia dan Harvard University memakai sel beta yang dikembangkan dari kulit manusia sehat, untuk dibandingkan dengan pasien diabetes. Para peneliti ingin melihat adanya perbedaan dari keduanya.
DAILY MAIL | MARIA YUNIAR
jumpa lagi
Setelah beberapa lama saya tidak melakukan posting, mungkin untuk waktu ini juga masih sama, maklum banyak kesibukan lain yang harus saya lakukan.
Rabu, 23 Mei 2012
Anak Indonesia jadi penulis termuda di dunia
Jakarta (ANTARA
News) - Anak Indonesia kembali berprestasi di tingkat dunia setelah
siswi kelas empat berumur sembilan tahun, Keily Setiawan, berhasil
menjadi penulis termuda di dunia dengan menerbitkan buku berjudul Chen Chen Goes to Space.
Buku tersebut diterbitkan secara online oleh produsen komputer Apple dan didistribusikan toko iTunes di 32 negara pada 28 April 2012. Buku tersebut sekarang bertengger di ranking "200 Top Rated" untuk kategori buku gratis di Amerika Serikat dan Australia.
"Penerbitan buku di iTunes tidak mudah karena harus melalui dewan redaksi yang ketat. Dewan tersebut menyeleksi apakah isi sebuah buku menarik dan asli," kata Kepala Sekolah Sinarmas World Academy tempat Keily belajar, John Mcbryde.
Buku Chen-Chen Goes to Space bercerita tentang seorang kelinci yang ingin menjadi astronot. Buku ini ditulis Keily dalam dua bahasa yaitu, Mandarin dan Inggris serta dilengkapi dengan gambar ilustrasi yang dibuat oleh Keily sendiri.
Keily sendiri, dengan bahasa Inggris yang lancar, menuturkan kepada wartawan bahwa buku Chen Chen Goes to Space dia tulis sebagai hadiah kepada adiknya yang baru lahir. Karakter kelinci dia pilih karena shio adiknya dilambangkan oleh binatang itu.
"Saya senang karena buku ini mendapat banyak komentar bagus. Salah satunya seorang ibu di Amerika yang mengatakan bahwa dia mengunduh Chen Chen Goes to Space untuk dibacakan kepada anaknya, ibu tersebut juga merekomendasikan buku ini," kata Keily.
Pada mulanya Apple menolak buku Keily karena berbahasa Mandarin. Keily, atas saran dari gurunya, kemudian menambahkan bahasa Inggris.
Sebelumnya, pada Senin lalu anak Indonesia juga berprestasi di Olimpiade Fisika se-Asia di India dengan meraih dua emas, satu perak, dan dua perunggu.
(G005)
Buku tersebut diterbitkan secara online oleh produsen komputer Apple dan didistribusikan toko iTunes di 32 negara pada 28 April 2012. Buku tersebut sekarang bertengger di ranking "200 Top Rated" untuk kategori buku gratis di Amerika Serikat dan Australia.
"Penerbitan buku di iTunes tidak mudah karena harus melalui dewan redaksi yang ketat. Dewan tersebut menyeleksi apakah isi sebuah buku menarik dan asli," kata Kepala Sekolah Sinarmas World Academy tempat Keily belajar, John Mcbryde.
Buku Chen-Chen Goes to Space bercerita tentang seorang kelinci yang ingin menjadi astronot. Buku ini ditulis Keily dalam dua bahasa yaitu, Mandarin dan Inggris serta dilengkapi dengan gambar ilustrasi yang dibuat oleh Keily sendiri.
Keily sendiri, dengan bahasa Inggris yang lancar, menuturkan kepada wartawan bahwa buku Chen Chen Goes to Space dia tulis sebagai hadiah kepada adiknya yang baru lahir. Karakter kelinci dia pilih karena shio adiknya dilambangkan oleh binatang itu.
"Saya senang karena buku ini mendapat banyak komentar bagus. Salah satunya seorang ibu di Amerika yang mengatakan bahwa dia mengunduh Chen Chen Goes to Space untuk dibacakan kepada anaknya, ibu tersebut juga merekomendasikan buku ini," kata Keily.
Pada mulanya Apple menolak buku Keily karena berbahasa Mandarin. Keily, atas saran dari gurunya, kemudian menambahkan bahasa Inggris.
Sebelumnya, pada Senin lalu anak Indonesia juga berprestasi di Olimpiade Fisika se-Asia di India dengan meraih dua emas, satu perak, dan dua perunggu.
(G005)
Editor: Desy Saputra
Selasa, 31 Januari 2012
PP Iptek TMII Buka Wahana Robot

VIVAnews - Untuk memasyarakatkan dan mengadaptasi teknologi tinggi ke masyarakat, Pusat Peragaan Iptek (PP Iptek) Taman Mini Indonesia Indah (TMII) meluncurkan wahana robot. Wahana permainan berbasis robotik ini akan menampilkan robot-robot canggih.
Dalam wahana robotik ini, PP Iptek menghadirkan robot jenis Humanoid dan Bioloid yang dapat bergerak serta berinteraksi dengan manusia dan benda di sekitarnya. Kehadiran robot ini dibuat untuk kepentingan edukasi.
"Salah satu tujuan wahana ini untuk menumbuhkan minat pada teknologi tinggi, dan membudayakan teknologi ke masyarakat, sains edukasi," kata Direktur PP Iptek TMII, Sukro Muhab, usai peluncuran wahana ini di TMII, Jakarta, Selasa, 31 Januari 2012.
Wahana ini, dia melanjutkan, juga sebagai pembinaan bagi anak muda, khususnya kalangan pelajar, untuk memasyarakatkan teknologi tinggi. Tak hanya itu, wahana ini diharapkan akan membina para pelajar secara rutin melakukan pelatihan robotik, sehingga dapat mengikuti even robot internasional.
Ke depan, dia menambahkan, PP Iptek akan didesain berbasis robotik. Salah satu upayanya yakni membuat sanggar robotik yang merupakan wadah untuk pelatihan secara intensif dalam pembuatan robot.
"Bukan sekadar merakit, tapi tahu fungsi-fungsi robot dan membuatnya. Selama ini merakit, kami ingin membuat dan merancang dari anak bangsa," tambahnya.
Ini juga upaya untuk mengedukasi masyarakat bahwa membuat robot itu mudah. "Buatnya dengan alat elektronik yang biasa dipakai. Menyatukan komponennya saja yang belum bisa dan yang membedakan dengan robot luar adalah sensornya," ucap Sukro Muhab.
Empat dari lima robot yang kini berada di wahana robotik didatangkan dari Korea dan Prancis. Meski robot dari luar, Sukro menjelaskan bahwa robot tersebut hanya dipakai untuk modelling dan akan dipelajari.
Untuk membangun pusat Iptek berbasis robotik, PP Iptek TMII telah merencanakan kerja sama dengan membuat galeri berbasis robotik dengan TNI Angkatan Darat. Selain itu, nuansa robotik terwakili dalam 50 permainan.
Pihaknya juga akan menambah galeri Jurassic Park dan Dinosaurus serta galeri influensa dengan berbasis bantuan alat robot. Ide tersebut, menurut dia, sesuai dengan kampanye PP Iptek yang mencitakan suasana belajar yang menyenangkan dengan sains. (art)
Selasa, 03 Januari 2012
Jokowi: Mobil Anak SMK Setara Buatan Jepang

VIVAnews - Di mata Walikota Solo, Joko Widodo, mobil dinasnya yang baru karya siswa-siswa sekolah setempat sangat membanggakan. Selain harganya yang murah, desain dan interior mobil itu tidak kalah dengan mobil buatan Jepang maupun Eropa.
"Mobil ini komposisi bahan baku lokalnya mencapai 80 persen. Harganya jika diproduksi massal sekitar Rp95 juta," kata Jokowi panggilan akrab Walikota Solo kepada VIVAnews.com di Solo, kemarin.
Mobil baru kebanggaan Jokowi itu hasil karya siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 2 Surakarta dan SMK Warga Surakarta. Dia menambahkan, kondisi mobil yang kini dijadikan tunggangan sehari-harinya itu cukup bagus - baik dari segi desain interior maupun kualitas mesin.
"Desain interior sangat bagus. Ini terlihat dari pengerjaannya yang halus. Selain itu mesin halus sekali sehingga saya tidak ada complain sama sekali," ucapnya puas.
Mobil yang diberi merek Kiat Esemka itu memiliki kapasitas mesin 1800 CC. "Kalau harga Rp95 juta dapat mobil dengan kapasitas seperti ini, mau apalagi?. Ditambah AC (pendingin ruang) yang bagus, tape yang oke dan tempat duduk yang comfort (nyaman)," terangnya.
Mobil ini dibuat oleh siswa SMK bekerjasama dengan bengkel mobil Kiat Motor Klaten. Mobil jenis keluarga berwarna hitam itu dilengkapi dengan remote control.
"Bentuk mobil ya diambil dari macam-macam desain, ya jadinya seperti itu. Desainnya diambil dari mobil Jepang, Korea dan Eropa. Campur-campurlah desainnya. Memang pintar designernya," kata dia.
Mobil itu kini sudah diparkir di rumah dinas Walikota Solo di Loji Gandrung. Bahkan, mobil hasil karya siswa SMK itu sudah dipasang plat nomor walikota, AD 1 A. "Saya sangat bangga dengan produk lokal ini. Makanya saya mau mempromosikannnya," paparnya. (ren)
Rabu, 07 Desember 2011
Ilmuwan MITI temukan alat pembasmi kanker otak
Bogor (ANTARA News) - Sekelompok ilmuwan CTech Laboratory, sebuah lembaga riset yang berafiliasi dengan Masyarakat Ilmuwan dan Teknolog Indonesia (MITI), berhasil menemukan alat pembasmi kanker otak.
(Temuan) ini sebuah terobosan di dunia kedokteran yang telah berhasil dilakukan ilmuwan Indonesia, kata pimpinan tim peneliti CTech Laboratory, Dr Warsito P Taruno Warsito, melalui surat elektronik di Bogor, Senin.
"Ini pengembangan alat dari riset kami di bidang tomografi. Setelah alat pembasmi kanker payudara, kami berhasil mendesain alat pembasmi kanker otak," tambahnya.
Dengan menggunakan prinsip yang sama pada alat pembasmi kanker payudara, yaitu menerapkan metode radiasi listrik statis, katanya, temuan itu telah diuji coba pada seorang pasien penderita kanker otak kecil.
"Alhamdulillah, setelah pemakaian dua bulan pasien dinyatakan sembuh total. Saya baru mendapat salinan hasil CT-Scan otak pasien oleh tim dokter rumah sakit," kata Warsito yang juga Ketua Umum MITI.
Kesuksesan tim dari CTech yang didukung oleh perusahaan Edwar Technology ini dipaparkan dalam forum pertemuan yang dihadiri tidak kurang dari 1.500 peserta dari berbagai kampus di Sumut, Sumbar dan Aceh.
Dalam seminar yang juga menghadirkan mantan Menristek Suharna Surapranata dan staf pengajar USU Dr Yani Absah tersebut, Warsito menceritakan proses terapi dari pasien penderita kanker otak kecil (cerebellum) yang saat pertama datang dalam kondisi yang mengenaskan.
"Karena otak kecil sebagai pengendali sistem motorik tubuh, maka pasien sudah tak bisa menggerakkan seluruh ototnya. Dia hanya bisa terbaring dan tak mampu bergerak, termasuk menelan makanan atau minuman yang diasupkan ke mulutnya," katanya.
Tim peneliti kemudian merancang perangkat yang disesuaikan dengan diagnosis dokter.
Dalam terapi ini, kata Warsito menjelaskan, pihaknya memang bekerja sama dengan tim dokter ahli radiologi dan onkologi dari sebuah rumah sakit besar di Jakarta.
"Reaksi positif sudah kami peroleh dalam beberapa hari pemakaian. Pasien sudah bisa tersenyum dan sepekan kemudian sudah bisa menerima asupan makanan dan minuman dari mulutnya. Kondisi semakin membaik dalam waktu sebulan karena ia sudah bisa menggerakkan anggota tubuhnya. Dan puncaknya, dua bulan setelah terapi, pasien dinyatakan sembuh total dari kanker otaknya," katanya.
Ia mengatakan, metode radiasi listrik statis berbasis tomografi ini, sepenuhnya hasil karya anak bangsa yang bakal menjadi terobosan dalam dunia kedokteran.
Selain akan merevolusi pengobatan kanker secara medis, kata dia, juga akan meminimalisasi biaya yang harus dikeluarkan pasien atau keluarganya.
"Yang pasti ini akan mengubah metode pengobatan yang selama ini menggunakan radiasi berisiko tinggi dan berbiaya mahal," katanya.
Warsito mengakui bila ini masih dalam taraf penelitian yang perlu dielaborasi lebih jauh.
"Perlu kajian dan penelitian lebih lanjut. Mungkin ada hal-hal yang kami belum ketahui, khususnya dalam dunia medis," katanya.
Sementara, mantan Menristek, Suharna Surapranata, menyambut baik temuan dari tim CTech dan MITI ini.
Menurut dia, perlu kajian lebih lanjut dan partisipasi banyak pihak yang berkepentingan guna mendapatkan hasil yang lebih baik.
"Kalau mendengar paparan beliau, saya kira ini satu hal yang luar biasa dan perlu mendapat dukungan dari semua pihak, khususnya pemerintah. Juga para pemangku kebijakan dari bidang kesehatan agar hasil penelitian dan penemuan ini memberi manfaat seluas-luasnya kepada masyarakat Indonesia dan dunia," demikian Suharna Surapranata. (ANT-053/A027)
(Temuan) ini sebuah terobosan di dunia kedokteran yang telah berhasil dilakukan ilmuwan Indonesia, kata pimpinan tim peneliti CTech Laboratory, Dr Warsito P Taruno Warsito, melalui surat elektronik di Bogor, Senin.
"Ini pengembangan alat dari riset kami di bidang tomografi. Setelah alat pembasmi kanker payudara, kami berhasil mendesain alat pembasmi kanker otak," tambahnya.
Dengan menggunakan prinsip yang sama pada alat pembasmi kanker payudara, yaitu menerapkan metode radiasi listrik statis, katanya, temuan itu telah diuji coba pada seorang pasien penderita kanker otak kecil.
"Alhamdulillah, setelah pemakaian dua bulan pasien dinyatakan sembuh total. Saya baru mendapat salinan hasil CT-Scan otak pasien oleh tim dokter rumah sakit," kata Warsito yang juga Ketua Umum MITI.
Kesuksesan tim dari CTech yang didukung oleh perusahaan Edwar Technology ini dipaparkan dalam forum pertemuan yang dihadiri tidak kurang dari 1.500 peserta dari berbagai kampus di Sumut, Sumbar dan Aceh.
Dalam seminar yang juga menghadirkan mantan Menristek Suharna Surapranata dan staf pengajar USU Dr Yani Absah tersebut, Warsito menceritakan proses terapi dari pasien penderita kanker otak kecil (cerebellum) yang saat pertama datang dalam kondisi yang mengenaskan.
"Karena otak kecil sebagai pengendali sistem motorik tubuh, maka pasien sudah tak bisa menggerakkan seluruh ototnya. Dia hanya bisa terbaring dan tak mampu bergerak, termasuk menelan makanan atau minuman yang diasupkan ke mulutnya," katanya.
Tim peneliti kemudian merancang perangkat yang disesuaikan dengan diagnosis dokter.
Dalam terapi ini, kata Warsito menjelaskan, pihaknya memang bekerja sama dengan tim dokter ahli radiologi dan onkologi dari sebuah rumah sakit besar di Jakarta.
"Reaksi positif sudah kami peroleh dalam beberapa hari pemakaian. Pasien sudah bisa tersenyum dan sepekan kemudian sudah bisa menerima asupan makanan dan minuman dari mulutnya. Kondisi semakin membaik dalam waktu sebulan karena ia sudah bisa menggerakkan anggota tubuhnya. Dan puncaknya, dua bulan setelah terapi, pasien dinyatakan sembuh total dari kanker otaknya," katanya.
Ia mengatakan, metode radiasi listrik statis berbasis tomografi ini, sepenuhnya hasil karya anak bangsa yang bakal menjadi terobosan dalam dunia kedokteran.
Selain akan merevolusi pengobatan kanker secara medis, kata dia, juga akan meminimalisasi biaya yang harus dikeluarkan pasien atau keluarganya.
"Yang pasti ini akan mengubah metode pengobatan yang selama ini menggunakan radiasi berisiko tinggi dan berbiaya mahal," katanya.
Warsito mengakui bila ini masih dalam taraf penelitian yang perlu dielaborasi lebih jauh.
"Perlu kajian dan penelitian lebih lanjut. Mungkin ada hal-hal yang kami belum ketahui, khususnya dalam dunia medis," katanya.
Sementara, mantan Menristek, Suharna Surapranata, menyambut baik temuan dari tim CTech dan MITI ini.
Menurut dia, perlu kajian lebih lanjut dan partisipasi banyak pihak yang berkepentingan guna mendapatkan hasil yang lebih baik.
"Kalau mendengar paparan beliau, saya kira ini satu hal yang luar biasa dan perlu mendapat dukungan dari semua pihak, khususnya pemerintah. Juga para pemangku kebijakan dari bidang kesehatan agar hasil penelitian dan penemuan ini memberi manfaat seluas-luasnya kepada masyarakat Indonesia dan dunia," demikian Suharna Surapranata. (ANT-053/A027)
NASA pastikan ada planet bisa dihuni di luar sistem tata surya
Washington (ANTARA News) - Dalam satu langkah lain ke arah penemuan planet-planet serupa Bumi yang bisa menopang kehidupan, NASA menyatakan, Senin, teleskop antariksanya Kepler telah memastikan keberadaan planet pertama di sebuah zona bisa dihuni di luar sistem tata surya kita.
Para astronom Prancis sebelumnya tahun ini mengkonfirmasi planet luar pertama yang memenuhi persyaratan utama untuk menunjang kehidupan, yang dikenal sebagai Gliese 581d, lapor AFP.
Namun, Kepler 22b, yang sebelumnya terlihat sekilas pada 2009, adalah konfirmasi pertama badan antariksa AS NASA mengenai planet yang bisa dihuni.
Itu berarti para astronom telah tiga kali melihat planet tersebut melintas di depan bintangnya.
"Kita beruntung bisa mendeteksi planet ini," kata William Borucki, peneliti utama Kepler di Pusat Riset Ames NASA.
"Transit pertama tertangkap hanya tiga hari setelah kami mengumumkan wahana antariksa itu secara operasional siap. Kami melihat transit ketiga yang menentukan pada musim liburan 2010," katanya.
Kepler-22b berada dalam jarak 600 tahun cahaya dan lebih besar daripada Bumi dengan orbit 290 hari mengitari sebuah bintang seperti matahari.
NASA juga mengumumkan, teleskop Kepler telah menemukan 1.000 planet potensial lain, dua kali dari jumlah yang terlacak sebelumnya, menurut hasil riset yang diajukan pada sebuah konferensi di California pekan ini.
Kepler adalah misi pertama NASA untuk mencari planet-planet seperti Bumi yang mengorbit bintang seperti matahari kita.
Teleskop itu diluncurkan pada Maret 2009, dengan diperlengkapi kamera terbesar yang pernah dikirim ke luar angkasa -- perangkat alat 95 megapixel -- dan diperkirakan terus mengirim informasi ke Bumi hingga setidaknya pada November 2012.
Pesawat itu kini mencari planet-planet hingga sekecil Bumi, termasuk yang mengorbit bintang-bintang di sebuah zona hangat yang bisa ditempati dimana air mungkin ditemukan di permukaan planet tersebut. (M014)
Para astronom Prancis sebelumnya tahun ini mengkonfirmasi planet luar pertama yang memenuhi persyaratan utama untuk menunjang kehidupan, yang dikenal sebagai Gliese 581d, lapor AFP.
Namun, Kepler 22b, yang sebelumnya terlihat sekilas pada 2009, adalah konfirmasi pertama badan antariksa AS NASA mengenai planet yang bisa dihuni.
Itu berarti para astronom telah tiga kali melihat planet tersebut melintas di depan bintangnya.
"Kita beruntung bisa mendeteksi planet ini," kata William Borucki, peneliti utama Kepler di Pusat Riset Ames NASA.
"Transit pertama tertangkap hanya tiga hari setelah kami mengumumkan wahana antariksa itu secara operasional siap. Kami melihat transit ketiga yang menentukan pada musim liburan 2010," katanya.
Kepler-22b berada dalam jarak 600 tahun cahaya dan lebih besar daripada Bumi dengan orbit 290 hari mengitari sebuah bintang seperti matahari.
NASA juga mengumumkan, teleskop Kepler telah menemukan 1.000 planet potensial lain, dua kali dari jumlah yang terlacak sebelumnya, menurut hasil riset yang diajukan pada sebuah konferensi di California pekan ini.
Kepler adalah misi pertama NASA untuk mencari planet-planet seperti Bumi yang mengorbit bintang seperti matahari kita.
Teleskop itu diluncurkan pada Maret 2009, dengan diperlengkapi kamera terbesar yang pernah dikirim ke luar angkasa -- perangkat alat 95 megapixel -- dan diperkirakan terus mengirim informasi ke Bumi hingga setidaknya pada November 2012.
Pesawat itu kini mencari planet-planet hingga sekecil Bumi, termasuk yang mengorbit bintang-bintang di sebuah zona hangat yang bisa ditempati dimana air mungkin ditemukan di permukaan planet tersebut. (M014)
Minggu, 06 November 2011
Pertamina umumkan pemenang lomba sains nasional
Jakarta (ANTARA News) - Pemenang lomba Olimpiade Sains Nasional (OSN) Pertamina yang terbagi atas dua kategori yaitu "best theory" dan "best presenter" diumumkan pada Jumat di Jakarta.
Sebanyak 24 mahasiswa meraih juara pertama, kedua dan ketiga di bidang matematika, fisika, kimia dan biologi untuk kategori pengerjaan soal teori dan kategori penyampaian presentasi dari total 16.500 peserta yang berasal dari perguruan tinggi dan swasta di 33 provinsi di Indonesia.
"Melihat antusiasme peserta, Pertamina optimistis akan masa depan Indonesia karena memiliki banyak energi muda," kata Direktur Sumber Daya Manusia Pertamina Rukmi Hadihartini yang hadir dalam acara tersebut.
Kompetisi tersebut sudah diselenggarakan sejak 2008 hasil kerja sama Pertamina dengan Universitas Indonesia dan merupakan bagian dari "corporate social responsibility" perusahaan energi tersebut untuk untuk pendidikan, dengan total hadiah sebesar 2,8 miliar rupiah.
Hadiah tidak hanya diberikan dalam bentuk uang tunai kepada 24 pemenang utama di tingkat pusat tapi juga kepada 396 pemenang mahasiswa lain di tingkat provinsi serta dana pembinaan kepada 24 perguruan tinggi yang dianggap berhasil membimbing mahasiswanya.
Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bidang Pendidikan Musliar Kasim yang juga hadir dalam acara tersebut berharap agar kompetisi sejenis diselenggarakan oleh perusahaan lain agar mendorong budaya akademis di Indonesia.
"Saya berharap para pemenang juga tidak bergaul hanya dengan yang pandai-pandai saja tapi juga merangkul teman-teman lain agar ikut pintar karena untuk membangun bangsa ini harus bersama-sama," kata Musliar.
Ia mencontohkan bahwa di Indonesia baru terdapat sekitar 16 ribu orang penyandang gelar doktor, namun di China dengan populasi penduduk hanya lima kali lipat dari penduduk Indonesia, ada 400 ribu orang yang bergelar doktor.
"Untuk mengejar ketertinggalan tersebut pemerintah berupaya untuk menghasilkan seribu orang doktor setiap tahun melalui beasiswa unggulan, tentu Pertamina juga dapat ikut serta untuk mendukung target tersebut," tambah Musliar.
Kompetisi OSN Pertamina dimulai sejak masa pendaftaran mahasiswa yang minimal duduk di semester tiga tersebut pada 1 Agustus-20 September, dilanjutkan dengan seleksi tingkat provinsi berupa ujian tertulis. Peserta yang lolos masuk ke final tingkat provinsi berupa ujian esai dan pemaparan makalah pada 7 Oktober hingga terpilih 132 finalis yang berkompetisi di tingkat pusat selama 1-4 November.
Pemenang pertama kategori "best presenter" bidang matematika adalah Salwa Nursyahida dari Universitas Pendidikan Indonesia, bidang Fisika ialah Chalis Setyadi dari Universitas Gajah Mada, bidang Kimia adalah Ade Agus Hidayat dari Universitas Syah Kuala dan bidang Biologi bernama Andreas Binar Aji dari Universitas Kristen Satyawacana.
Sedangkan pemenang pertama kategori "best theory" bidang Matematika ialah Bernard Immanuel dari Universitas Indonesia, bidang Fisika adalah I Gede Ariana dari Universitas Pendidikan Ganesha Bali, bidang Kimia adalah Irkham dari Universitas Indonesia dan bidang Biologi ialah Ardiantiono dari Universitas Indonesia.
Pemenang pertama kategori "best presenter" mendapat uang sebesar Rp6,5 juta, pemenang kedua sebesar Rp4,5 juta dan pemenang ketiga berhak mendapat Rp2,5 juta.
Sedangkan juara pertama kategori "best theory" memperoleh uang sebesar Rp7,5 juta, juara kedua mendapat Rp5 juta dan juara ketiga memperoleh Rp3 juta. (SDP-03)
Sebanyak 24 mahasiswa meraih juara pertama, kedua dan ketiga di bidang matematika, fisika, kimia dan biologi untuk kategori pengerjaan soal teori dan kategori penyampaian presentasi dari total 16.500 peserta yang berasal dari perguruan tinggi dan swasta di 33 provinsi di Indonesia.
"Melihat antusiasme peserta, Pertamina optimistis akan masa depan Indonesia karena memiliki banyak energi muda," kata Direktur Sumber Daya Manusia Pertamina Rukmi Hadihartini yang hadir dalam acara tersebut.
Kompetisi tersebut sudah diselenggarakan sejak 2008 hasil kerja sama Pertamina dengan Universitas Indonesia dan merupakan bagian dari "corporate social responsibility" perusahaan energi tersebut untuk untuk pendidikan, dengan total hadiah sebesar 2,8 miliar rupiah.
Hadiah tidak hanya diberikan dalam bentuk uang tunai kepada 24 pemenang utama di tingkat pusat tapi juga kepada 396 pemenang mahasiswa lain di tingkat provinsi serta dana pembinaan kepada 24 perguruan tinggi yang dianggap berhasil membimbing mahasiswanya.
Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bidang Pendidikan Musliar Kasim yang juga hadir dalam acara tersebut berharap agar kompetisi sejenis diselenggarakan oleh perusahaan lain agar mendorong budaya akademis di Indonesia.
"Saya berharap para pemenang juga tidak bergaul hanya dengan yang pandai-pandai saja tapi juga merangkul teman-teman lain agar ikut pintar karena untuk membangun bangsa ini harus bersama-sama," kata Musliar.
Ia mencontohkan bahwa di Indonesia baru terdapat sekitar 16 ribu orang penyandang gelar doktor, namun di China dengan populasi penduduk hanya lima kali lipat dari penduduk Indonesia, ada 400 ribu orang yang bergelar doktor.
"Untuk mengejar ketertinggalan tersebut pemerintah berupaya untuk menghasilkan seribu orang doktor setiap tahun melalui beasiswa unggulan, tentu Pertamina juga dapat ikut serta untuk mendukung target tersebut," tambah Musliar.
Kompetisi OSN Pertamina dimulai sejak masa pendaftaran mahasiswa yang minimal duduk di semester tiga tersebut pada 1 Agustus-20 September, dilanjutkan dengan seleksi tingkat provinsi berupa ujian tertulis. Peserta yang lolos masuk ke final tingkat provinsi berupa ujian esai dan pemaparan makalah pada 7 Oktober hingga terpilih 132 finalis yang berkompetisi di tingkat pusat selama 1-4 November.
Pemenang pertama kategori "best presenter" bidang matematika adalah Salwa Nursyahida dari Universitas Pendidikan Indonesia, bidang Fisika ialah Chalis Setyadi dari Universitas Gajah Mada, bidang Kimia adalah Ade Agus Hidayat dari Universitas Syah Kuala dan bidang Biologi bernama Andreas Binar Aji dari Universitas Kristen Satyawacana.
Sedangkan pemenang pertama kategori "best theory" bidang Matematika ialah Bernard Immanuel dari Universitas Indonesia, bidang Fisika adalah I Gede Ariana dari Universitas Pendidikan Ganesha Bali, bidang Kimia adalah Irkham dari Universitas Indonesia dan bidang Biologi ialah Ardiantiono dari Universitas Indonesia.
Pemenang pertama kategori "best presenter" mendapat uang sebesar Rp6,5 juta, pemenang kedua sebesar Rp4,5 juta dan pemenang ketiga berhak mendapat Rp2,5 juta.
Sedangkan juara pertama kategori "best theory" memperoleh uang sebesar Rp7,5 juta, juara kedua mendapat Rp5 juta dan juara ketiga memperoleh Rp3 juta. (SDP-03)
Selasa, 25 Oktober 2011
Hebat! Anak Indonesia Juara Umum Lomba Matematika Internasional
Nurvita Indarini - detikNews
Jakarta - Jangan remehkan anak-anak Indonesia! Di kancah internasional, mereka bisa unjuk gigi. Sekelompok bocah asal Indonesia menjadi juara umum lomba matematika internasional. Prestasi yang sangat membanggakan.
"Mereka menjadi juara umum dalam lomba matematika Wizard at Mathematics International Compteition (WIZMIC)," ujar orang tua peserta lomba tersebut, Chaidir Purwadi, dalam perbincangan dengan detikcom, Selasa (25/10/2011).
Lomba tersebut digelar di City Montessori School Lucknow, India, pada 21-24 Oktober 2011. 16 Siswa asal Indonesia terbang ke Lucknow dan dibagi dalam 4 kelompok.
Mereka yang menjadi juara umum adalah Adrianzka Mayreswara Dewa dari SDI Al Azhar 9 Kemang Pratama Bekasi, Gian Cordana Sanjaya dari SDK Marsudirini Negara Bali, Boen Anthony William Brian dari SMP Mahatma Gandhi School, serta Nadhira Salsabila dari SMP Labschool Kebayoran.
Di kategori perorangan, kontingen Indonesia mendapat 2 emas, 5 perak dan 9 Perunggu. Emas kategori perorangan diraih oleh Gian Cordana dan Boen Anthony William Brian. Di kategori grup, Indonesia sukses memperoleh 1 emas dan 3 perunggu. Sedangkan di kategori tim, Indonesia mendapat 1 emas dan 3 perak.
Lomba matematika kali ini diikuti siswa-siswa dari China, Thailand, Philipina, India, Afrika Selatan dan Indonesia. Pesertanya merupakan siswa kelas 6 hingga 9. Sedangkan pelajar Indonesia yang dikirim adalah siswa kelas 6 hingga 8.
"Keberhasilan siswa siswi tersebut membuktikan bahwa pelajar Indonesia memiliki potensi dan kemampuan yang tidak kalah dengan negara lain," ucap ayahanda Fauzan Hanandito Chaidir dari SMPN 1 Bogor ini bangga.
Kontingen Indonesia berasal dari KPM Internasional yang dipimpin oleh Ridwan Saputra. Rencananya para pelajar itu akan kembali ke Indonesia pada Kamis 27 Oktober mendatang.
"Saat penutupan acara, anak-anak diminta menari Tari Saman hingga dua kali. Ini sekaligus juga untuk pertukaran kebudayaan. Anak saya senang karena bisa lomba bersama dari orang berbagai ras," ucap Chaidir yang selalu memantau kegiatan kontingen Indonesia di WIZMIC itu dari Tanah Air.
(vit/fay)
Jakarta - Jangan remehkan anak-anak Indonesia! Di kancah internasional, mereka bisa unjuk gigi. Sekelompok bocah asal Indonesia menjadi juara umum lomba matematika internasional. Prestasi yang sangat membanggakan.
"Mereka menjadi juara umum dalam lomba matematika Wizard at Mathematics International Compteition (WIZMIC)," ujar orang tua peserta lomba tersebut, Chaidir Purwadi, dalam perbincangan dengan detikcom, Selasa (25/10/2011).
Lomba tersebut digelar di City Montessori School Lucknow, India, pada 21-24 Oktober 2011. 16 Siswa asal Indonesia terbang ke Lucknow dan dibagi dalam 4 kelompok.
Mereka yang menjadi juara umum adalah Adrianzka Mayreswara Dewa dari SDI Al Azhar 9 Kemang Pratama Bekasi, Gian Cordana Sanjaya dari SDK Marsudirini Negara Bali, Boen Anthony William Brian dari SMP Mahatma Gandhi School, serta Nadhira Salsabila dari SMP Labschool Kebayoran.
Di kategori perorangan, kontingen Indonesia mendapat 2 emas, 5 perak dan 9 Perunggu. Emas kategori perorangan diraih oleh Gian Cordana dan Boen Anthony William Brian. Di kategori grup, Indonesia sukses memperoleh 1 emas dan 3 perunggu. Sedangkan di kategori tim, Indonesia mendapat 1 emas dan 3 perak.
Lomba matematika kali ini diikuti siswa-siswa dari China, Thailand, Philipina, India, Afrika Selatan dan Indonesia. Pesertanya merupakan siswa kelas 6 hingga 9. Sedangkan pelajar Indonesia yang dikirim adalah siswa kelas 6 hingga 8.
"Keberhasilan siswa siswi tersebut membuktikan bahwa pelajar Indonesia memiliki potensi dan kemampuan yang tidak kalah dengan negara lain," ucap ayahanda Fauzan Hanandito Chaidir dari SMPN 1 Bogor ini bangga.
Kontingen Indonesia berasal dari KPM Internasional yang dipimpin oleh Ridwan Saputra. Rencananya para pelajar itu akan kembali ke Indonesia pada Kamis 27 Oktober mendatang.
"Saat penutupan acara, anak-anak diminta menari Tari Saman hingga dua kali. Ini sekaligus juga untuk pertukaran kebudayaan. Anak saya senang karena bisa lomba bersama dari orang berbagai ras," ucap Chaidir yang selalu memantau kegiatan kontingen Indonesia di WIZMIC itu dari Tanah Air.
(vit/fay)
Sabtu, 15 Oktober 2011
Yogyakarta raih tujuh medali olimpiade penelitian siswa
Jakarta (ANTARA News) - Daerah Istimewa Yogyakarta berhasil meraih tujuh medali pada Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2011 yang diikuti 90 siswa SMA dari 17 provinsi di Indonesia.
"Keberhasilan Yogyakarta meraih medali terbanyak membuktikan, bahwa propinsi tersebut akan memiliki bibit peneliti di masa datang," kata Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal saat menutup OPSI di Jakarta, Rabu.
Fasli menambahkan masyarakat Indonesia saat ini sedang dihadapkan pada persoalan seperti korupsi dan kekerasan, tetapi sebenarnya orang luar melihat Indonesia ini adalah negara dengan potensi yang besar.
"Kita harus punya mimpi suatu saat menjadi bangsa yang bermartabat. Dan mimpi itu harus dibangun dari sekarang, dan itu bisa dimulai dengan melakukan penelitian di sekolah," katanya.
Jika kreativitas dan inovasi dikembangkan sejak sekarang di tingkat sekolah maka lanjut Fasli Indonesia sudah punya calon peneliti ke depan.
Fasli pada kesempatan itu juga mengimbau kepada guru agar mengarahkan anak didiknya menjadi siswa yang kreatif dan inovatif sehingga impian Indonesia menjadi negara terbesar ke-8 di dunia pada 2045 bukan hal yang mustahil.
"Untuk memacu semangat anak bangsa menjadi para peneliti handal pemerintah memberikan insentif pendanaan kegiatan inovasi dan kreatifitas kepada sekolah-sekolah di seluruh Tanah Air," katanya.
lebih lanjut Wamendiknas mengatakan saat ini pemerintah sedang mengembangkan pemberian kesejahteraan yang lebih kepada para peneliti di Indonesia.
"Kami mendorong siswa-siswa yang berhasil pada olimpiade peneliti siswa kali ini untuk menjalin komunikasi dengan orang-orang pintar yang dimiliki Indonesia," katanya.
Indonesia mempunyai 2000 profesor yang tersebar di 27 negara dan seanyak 45 pelajar yang tergabung dalam pelajar Indonesia di 45 negara. "Mereka semua bisa dijadikan referensi untuk menjadi anak bangsa yang terbaik," ujarnya.
Fasli mengatakan opsi ini diadakan dengan memberikan banyak peluang. Kategori yang diberikan banyak yaitu kategori juara, penghargaan makalah, display, poster favorit, penghargaan bidang ilmu matematika, fisika, kimia, biologi. Hal itu dimaksudkan agar olimpiade ini tidak elitis.
Dengan demikian semakin banyak siswa yang mendapat kesempatan karena ruang geraknya lebih terbuka sehingga akan muncul potensi dari daerah-daerah, tambahnya.
Para pemenang medali emas, yakni Bintang Rantau Randa dan tim dari SMAN 1 Kasihan Bantul, Febrianti Silviana Dewi dan tm dari SMA Muhammadiyah 2, DIY.
Medali perak diraih Ridwan Budiyanto dan tim dari SMAN I Karangmojo DIY, medali perunggu diraih Maulida Norma Anisa dari SMAN I Yogyakarta. Penghargaan makalah diraih Bintang Rantau Randa dan tim SMAN 1 Kasihan Bantul, DIY, penghargaan interaksi diraih irfan Joyo Kusumo dari SMAN I Yogyakarta dan penghargaan bidang ilmu matematika diraih Rahmat Hadi Saputro dari SMAN 1 Yogyakarta.
(T.Z003/S006)
"Keberhasilan Yogyakarta meraih medali terbanyak membuktikan, bahwa propinsi tersebut akan memiliki bibit peneliti di masa datang," kata Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal saat menutup OPSI di Jakarta, Rabu.
Fasli menambahkan masyarakat Indonesia saat ini sedang dihadapkan pada persoalan seperti korupsi dan kekerasan, tetapi sebenarnya orang luar melihat Indonesia ini adalah negara dengan potensi yang besar.
"Kita harus punya mimpi suatu saat menjadi bangsa yang bermartabat. Dan mimpi itu harus dibangun dari sekarang, dan itu bisa dimulai dengan melakukan penelitian di sekolah," katanya.
Jika kreativitas dan inovasi dikembangkan sejak sekarang di tingkat sekolah maka lanjut Fasli Indonesia sudah punya calon peneliti ke depan.
Fasli pada kesempatan itu juga mengimbau kepada guru agar mengarahkan anak didiknya menjadi siswa yang kreatif dan inovatif sehingga impian Indonesia menjadi negara terbesar ke-8 di dunia pada 2045 bukan hal yang mustahil.
"Untuk memacu semangat anak bangsa menjadi para peneliti handal pemerintah memberikan insentif pendanaan kegiatan inovasi dan kreatifitas kepada sekolah-sekolah di seluruh Tanah Air," katanya.
lebih lanjut Wamendiknas mengatakan saat ini pemerintah sedang mengembangkan pemberian kesejahteraan yang lebih kepada para peneliti di Indonesia.
"Kami mendorong siswa-siswa yang berhasil pada olimpiade peneliti siswa kali ini untuk menjalin komunikasi dengan orang-orang pintar yang dimiliki Indonesia," katanya.
Indonesia mempunyai 2000 profesor yang tersebar di 27 negara dan seanyak 45 pelajar yang tergabung dalam pelajar Indonesia di 45 negara. "Mereka semua bisa dijadikan referensi untuk menjadi anak bangsa yang terbaik," ujarnya.
Fasli mengatakan opsi ini diadakan dengan memberikan banyak peluang. Kategori yang diberikan banyak yaitu kategori juara, penghargaan makalah, display, poster favorit, penghargaan bidang ilmu matematika, fisika, kimia, biologi. Hal itu dimaksudkan agar olimpiade ini tidak elitis.
Dengan demikian semakin banyak siswa yang mendapat kesempatan karena ruang geraknya lebih terbuka sehingga akan muncul potensi dari daerah-daerah, tambahnya.
Para pemenang medali emas, yakni Bintang Rantau Randa dan tim dari SMAN 1 Kasihan Bantul, Febrianti Silviana Dewi dan tm dari SMA Muhammadiyah 2, DIY.
Medali perak diraih Ridwan Budiyanto dan tim dari SMAN I Karangmojo DIY, medali perunggu diraih Maulida Norma Anisa dari SMAN I Yogyakarta. Penghargaan makalah diraih Bintang Rantau Randa dan tim SMAN 1 Kasihan Bantul, DIY, penghargaan interaksi diraih irfan Joyo Kusumo dari SMAN I Yogyakarta dan penghargaan bidang ilmu matematika diraih Rahmat Hadi Saputro dari SMAN 1 Yogyakarta.
(T.Z003/S006)
Selasa, 11 Oktober 2011
UGM luncurkan website "Rumah Pintar"
Yogyakarta (ANTARA News) - Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Gadjah Mada dan Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu meluncurkan "website" rumah pintar dan motor pintar wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.
"Keberadaan `website` tersebut diharapkan semakin menarik bagi pihak pengelola untuk meningkatkan jaringan dan pembangunan kapasitas di bidang teknologi informasi," kata Ketua II Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB) Ny Djoko Suyanto dalam sambutan yang dibacakan Ny Dani Hendarman Supanji.
Selain itu, menurut dia pada peluncuran "website" tersebut, diharapkan juga akan meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat di sekitar lokasi rumah dan motor pintar.
Ia mengatakan, saat ini di DIY terdapat tujuh rumah pintar dan delapan motor pintar. Program rumah dan motor pintar merupakan implementasi dari program pilar Indonesia Pintar yang dicanangkan oleh SIKIB dan telah berkembang pesat dan tersebar hampir di seluruh Indonesia.
Kepala Bidang Pengembangan dan Layanan Riset Industri LPPM UGM Yusril Yusuf mengatakan, sasaran kegiatan rintisan rumah pintar adalah masyarakat perdesaan maupun perkotaan yang dipandang perlu mendapat fasilitas untuk meningkatkan wawasan pengetahuan, kecakapan hidup, dan pengembangan sikap mental keribadian dalam upaya menyelaraskan dengan perkembangan masyarakat.
(B015*H010)
"Keberadaan `website` tersebut diharapkan semakin menarik bagi pihak pengelola untuk meningkatkan jaringan dan pembangunan kapasitas di bidang teknologi informasi," kata Ketua II Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB) Ny Djoko Suyanto dalam sambutan yang dibacakan Ny Dani Hendarman Supanji.
Selain itu, menurut dia pada peluncuran "website" tersebut, diharapkan juga akan meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian masyarakat di sekitar lokasi rumah dan motor pintar.
Ia mengatakan, saat ini di DIY terdapat tujuh rumah pintar dan delapan motor pintar. Program rumah dan motor pintar merupakan implementasi dari program pilar Indonesia Pintar yang dicanangkan oleh SIKIB dan telah berkembang pesat dan tersebar hampir di seluruh Indonesia.
Kepala Bidang Pengembangan dan Layanan Riset Industri LPPM UGM Yusril Yusuf mengatakan, sasaran kegiatan rintisan rumah pintar adalah masyarakat perdesaan maupun perkotaan yang dipandang perlu mendapat fasilitas untuk meningkatkan wawasan pengetahuan, kecakapan hidup, dan pengembangan sikap mental keribadian dalam upaya menyelaraskan dengan perkembangan masyarakat.
(B015*H010)
Kamis, 15 September 2011
Juara Asia Tiba di Tanah Air
INILAH.COM,
Jakarta - Timnas U-15 yang baru saja menjuarai Piala Pelajar Asia 2011
(Asian Student Cup Football Tournament) di Thailand tiba di Tanah Air
dengan sambutan yang meraih meski tanpa kehadiran pengurus PSSI.
Indra Kelana Nasution dan kawan-kawan saat tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang Banten, Senin hanya disambut oleh orang tua pemain serta perwakilan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga.
"Kita sangat bersyukur dengan kemenangan ini. Ini sebuah prestasi yang pantas dibanggakan," kata manager timnas U-15, Roni Iswandi setibanya di Tanah Air.
Timnas U-15 sukses menjadi juara setelah dibabak final mampu mengalahkan tuan rumah Thailand dengan skor akhir 2-1. Bahkan timnas Garuda muda ini mampu unggul 2-0 terlebih dahulu sebelum diperpendek selisih golnya oleh lawan.
Menurut dia, pada babak final anak asuh Rasiman itu harus berjibaku dengan lapangan yang becek. Meski demikian, timnas mampu mengendalikan jalannya pertandingan sehingga mampu mengalahkan tim tuan rumah.
Roni mengaku, sejak timnya lolos ke babak semifinal pihaknya langsung menginformasikan ke Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin. Hanya saja, informasi yang diberikan belum mendapatkan respon dari pucuk pimpinan federasi sepak bola Indonesia itu.
"Saya langsung sms Pak Djohar, tapi hingga saat ini tidak dapat balasan. Padahal sudah tak kasih nama saya di sms itu," katanya menambahkan.
Meski tidak mendapatkan respon dari PSSI, Roni mengaku tidak kecewa karena dirinya dan tim saat ini telah sukses membawa timnas muda Indonesia menjadi yang terbaik didataran Asia.
Ia menjelaskan sebetulnya tim yang dibawa ke Thailand ini bukan tim yang dibentuk sebelumnya. Timnas ini merupakan campuran dari pemain Indonesia Football Academy (IFA), Jakarta Football Academy (JFA), MUBA dan UNI Bandung.
"Tim yang saya bentuk sempat dikatakan tim tarkam oleh pak Bob Hippy. Ternyata tim yang saya bentuk malah dibawa ke Thailand untuk kualifikasi AFC U-16. Hanya empat pemain saja yang turun di U-15," katanya dengan tegas.
Dengan hasil yang diraih saat ini, Roni berharap timnas U-25 yang telah dibentuk tidak dibubarkan. Jika dibutuhkan untuk pertandingan yang lain hanya diperlukan tambal sulam saja.
Timnas U-15 selain mampu menjadi yang terbaik juga dinobatkan sebagi tim fair play. Selain itu pemain depan Indra Kelana Nasution dinobatkan sebagai pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak. Sedangkan Awan Setoraharjo sebagai penjaga gawang terbaik.
Sementara itu Asisten Deputy Sentra Keolahragaan Kemenpora Raden Isnanta mengaku bangga dengan prestasi yang diraih oleh timnas U-15 sebagai juara Piala Pelajar Asia 2011.
"Kami turut bangga dengan prestasi yang diraih anak bangsa ini. Ini salah satu bentuk pembinaan atlet yang baik," katanya di Bandara Soekarno Hatta.
Menurut dia, tim yang harus dibina dengan baik atau bahkan bisa dimasukkan ke Program Indonesia Emas (PRIMA). Berhubung pemain timnas ini bukan hanya dari Diklat Ragunan maka bisa dimasukkan dalam PPLP-PPLP yang ada di Indonesia. [antara]
Indra Kelana Nasution dan kawan-kawan saat tiba di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang Banten, Senin hanya disambut oleh orang tua pemain serta perwakilan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga.
"Kita sangat bersyukur dengan kemenangan ini. Ini sebuah prestasi yang pantas dibanggakan," kata manager timnas U-15, Roni Iswandi setibanya di Tanah Air.
Timnas U-15 sukses menjadi juara setelah dibabak final mampu mengalahkan tuan rumah Thailand dengan skor akhir 2-1. Bahkan timnas Garuda muda ini mampu unggul 2-0 terlebih dahulu sebelum diperpendek selisih golnya oleh lawan.
Menurut dia, pada babak final anak asuh Rasiman itu harus berjibaku dengan lapangan yang becek. Meski demikian, timnas mampu mengendalikan jalannya pertandingan sehingga mampu mengalahkan tim tuan rumah.
Roni mengaku, sejak timnya lolos ke babak semifinal pihaknya langsung menginformasikan ke Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin. Hanya saja, informasi yang diberikan belum mendapatkan respon dari pucuk pimpinan federasi sepak bola Indonesia itu.
"Saya langsung sms Pak Djohar, tapi hingga saat ini tidak dapat balasan. Padahal sudah tak kasih nama saya di sms itu," katanya menambahkan.
Meski tidak mendapatkan respon dari PSSI, Roni mengaku tidak kecewa karena dirinya dan tim saat ini telah sukses membawa timnas muda Indonesia menjadi yang terbaik didataran Asia.
Ia menjelaskan sebetulnya tim yang dibawa ke Thailand ini bukan tim yang dibentuk sebelumnya. Timnas ini merupakan campuran dari pemain Indonesia Football Academy (IFA), Jakarta Football Academy (JFA), MUBA dan UNI Bandung.
"Tim yang saya bentuk sempat dikatakan tim tarkam oleh pak Bob Hippy. Ternyata tim yang saya bentuk malah dibawa ke Thailand untuk kualifikasi AFC U-16. Hanya empat pemain saja yang turun di U-15," katanya dengan tegas.
Dengan hasil yang diraih saat ini, Roni berharap timnas U-25 yang telah dibentuk tidak dibubarkan. Jika dibutuhkan untuk pertandingan yang lain hanya diperlukan tambal sulam saja.
Timnas U-15 selain mampu menjadi yang terbaik juga dinobatkan sebagi tim fair play. Selain itu pemain depan Indra Kelana Nasution dinobatkan sebagai pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak. Sedangkan Awan Setoraharjo sebagai penjaga gawang terbaik.
Sementara itu Asisten Deputy Sentra Keolahragaan Kemenpora Raden Isnanta mengaku bangga dengan prestasi yang diraih oleh timnas U-15 sebagai juara Piala Pelajar Asia 2011.
"Kami turut bangga dengan prestasi yang diraih anak bangsa ini. Ini salah satu bentuk pembinaan atlet yang baik," katanya di Bandara Soekarno Hatta.
Menurut dia, tim yang harus dibina dengan baik atau bahkan bisa dimasukkan ke Program Indonesia Emas (PRIMA). Berhubung pemain timnas ini bukan hanya dari Diklat Ragunan maka bisa dimasukkan dalam PPLP-PPLP yang ada di Indonesia. [antara]
Kamis, 08 September 2011
Dua perak Astronomi untuk siswa Indonesia
Surabaya (ANTARA
News) - Tim siswa SMA Indonesia berhasil meraih dua medali perak dan
satu medali perunggu dalam ajang International Olympiad on Astronomy and
Astrophysics (IOAA) ke-5 atau Olimpiade Astronomi Internasional ke-5 di
Katowice dan Krakow, Polandia.
Dalam siaran persnya, Selasa, Staf khusus Mendiknas Sukemi mengatakan, satu medali perunggu diraih oleh M. Wildan Ghafari dari SMA Semesta Semarang, sedangkan dua medali perak diraih Ko Matias Adrian dari SMA Negeri 5 Bekasi dan Raymond Djajalaksana dari SMAK Penabur, Jakarta.
Para jawara astronomi ini disambut para pejabat kementerian pendidikan Senin malam setibanya dari Polandia.
"Olimpiade itu diikuti 29 tim dari 26 negara dengan jumlah peserta sebanyak 134 siswa SMA, sedangkan Indonesia mengirimkan lima siswa SMA dari Bekasi, Jakarta, Semarang, Gresik, dan Surabaya," kata Sukemi.
Kelima siswa SMA itu adalah Ko Matias Adrian (SMA Negeri 5 Bekasi), Raymond Djajalaksana (SMAK IPEKA Sunter Jakarta), M. Wildan Ghafari (SMA Semesta, Semarang), Miftahul Hilmi (SMA Negeri 1 Gresik), dan James Lim (SMAK Petra Surabaya).
Mereka didampingi dua tim leader dari ITB yakni Dr Hakim L. Malasan dan Dr Mohammad Ikbal.
Selain dua perak dan satu perunggu, Indonesia, melalui Dr Chatief Kunjaya, terpilih menjadi Presiden IOAA untuk periode 2012-2016.(*)
Dalam siaran persnya, Selasa, Staf khusus Mendiknas Sukemi mengatakan, satu medali perunggu diraih oleh M. Wildan Ghafari dari SMA Semesta Semarang, sedangkan dua medali perak diraih Ko Matias Adrian dari SMA Negeri 5 Bekasi dan Raymond Djajalaksana dari SMAK Penabur, Jakarta.
Para jawara astronomi ini disambut para pejabat kementerian pendidikan Senin malam setibanya dari Polandia.
"Olimpiade itu diikuti 29 tim dari 26 negara dengan jumlah peserta sebanyak 134 siswa SMA, sedangkan Indonesia mengirimkan lima siswa SMA dari Bekasi, Jakarta, Semarang, Gresik, dan Surabaya," kata Sukemi.
Kelima siswa SMA itu adalah Ko Matias Adrian (SMA Negeri 5 Bekasi), Raymond Djajalaksana (SMAK IPEKA Sunter Jakarta), M. Wildan Ghafari (SMA Semesta, Semarang), Miftahul Hilmi (SMA Negeri 1 Gresik), dan James Lim (SMAK Petra Surabaya).
Mereka didampingi dua tim leader dari ITB yakni Dr Hakim L. Malasan dan Dr Mohammad Ikbal.
Selain dua perak dan satu perunggu, Indonesia, melalui Dr Chatief Kunjaya, terpilih menjadi Presiden IOAA untuk periode 2012-2016.(*)
Selasa, 06 September 2011
Mahasiswa UNY kembangkan pengusir tikus
Yogyakarta (ANTARA News) - Mahasiswa Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta Soni Maringgih mengembangkan alat pengusir tikus berbasis mikrokontroler yang menghasilkan gelombang suara dengan frekuensi sangat tinggi atau ultrasonik.
"Alat pengusir tikus itu menggunakan rentang frekuensi sesuai dengan batas pendengaran tikus, tetapi di atas batas pendengaran manusia, sehingga tidak berbahaya bagi manusia," kata Soni di Yogyakarta, Minggu.
Menurut dia, alat tersebut didesain dengan dua bagian pokok perangkat, yakni perangkat lunak dan perangkat keras. Perangkat keras terdiri atas sistem yang berfungsi sebagai kendali utama, yakni pengolah data dan pengontrol keseluruhan sistem.
"Masukan berupa tombol pengatur gelombang dan keluaran berupa `liquid crystal display` (LCD) yang berfungsi untuk menampilkan berapa gelombang yang dihasilkan dan `speaker` untuk mengeluarkan gelombang ultrasonik," katanya.
Ia mengatakan cara kerja alat itu diawali dengan memilih frekuensi melalui penekanan tombol pemilih frekuensi yang telah disediakan. Sistem akan memproses data yang telah diprogram dan meneruskannya ke transistor untuk diperkuat, selanjutnya ke "speaker".
"Speaker" mengeluarkan frekuensi yang dapat didengar (10kHz dan 15kHz), dan yang tidak dapat didengar (30kHz dan 40kHz), kemudian LCD akan menampilkan berapa frekuensi yang dikeluarkan oleh rangkaian tersebut.
"Ke depan, saya masih ingin mengembangkan alat pengusir tikus ini dengan memperluas cakupan gelombang frekuensi. Dengan demikian, alat tersebut dapat digunakan di mana pun, karena saat ini jangkauan jarak terjauh alat itu hanya sekitar lima meter," katanya.
Kamis, 18 Agustus 2011
Bocah TK sukses mendaki 10 puncak gunung
Pamekasan (ANTARA News) - Arya Cahya Mulyana Sugianto (6) asal Pamekasan, Madura, Jawa Timur (Jatim) akhirnya sukses mendaki 10 puncak gunung di Indonesia yang dilakukan mulai Mei hingga Agustus 2011 ini.
"Pendakian terakhir yang dilakukan Arya di Puncak Mahameru bertepatan dengan HUT ke-66 Kemerdekaan RI," kata Bagian Humas Tim Pendamping Pendakian Arya, Kusnindar kepada ANTARA, Kamis.
Saat menyampaikan informasi itu, Kusnindar bersama pendaki cilik Arya yang tergabung dalam tim "Ekspedisi Cahaya Merdeka 2011" tengah berada di pos pendakian Gunung Mahameru, Ranupane.
Pendakian ke puncak terakhir dari 10 gunung yang dilakukan bocah yang masih tercatat sebagai murid di Taman Kanak-kanak (TK) Pertiwi itu merupakan kali kedua, setelah setahun sebelumnya pada tanggal dan bulan yang sama, anak dari pasangan suami istri Agus Sugianto (41) dan Tri Yuli Mulyanti (40), asal Pamekasan ini juga mendaki gunung yang memiliki ketinggian 3.676 meter di atas permukaan air laut (Mdpl) tersebut.
Arya mulai berangkat melakukan pendakian ke 10 puncak gunung di Indonesia pada tanggal 12 Mei dan dilepas secara langsung oleh Bupati Pamekasan di pendopo Pemkab setempat.
"Rencananya kami akan tiba di Pamekasan setelah pendakian terakhir di puncak Mahameru ini pada tanggal 21 Agustus nanti," kata Kusnindar menjelaskan.
Pendakian pada 10 puncak gunung yang dilakukan oleh Arya Cahya Mulyana Sugianto, bocah itu untuk pertama kalinya pada puncak Gunung Ciremai di Kuningan, Jawa Barat yang memiliki ketinggian 2.900 meter di atas permukaan laut (Mdpl).
Selanjutnya pendakian dilanjutkan ke puncak Gunung Slamet di Purbalingga, Jawa Tengah, Gunung Sindoro di Temanganggung, dan Gunung Wonotirto.
Kemudian ke Gunung Lawu, Gunung Rinjani, Gunung Agung, Gunung Welirang, Gunung Arjuno dan Gunung Semeru.
Menurut Kusnindar, meski telah melakukan pendakian pada 10 puncak gunung, bocah Arya Cahya Mulyana Sugianto masih sehat dan bersemangat
"Kalau orang tuanya berkenan, dia masih minta mendaki satu gunung lagi, yakni gunung Bromo. Jadi kemungkinan Arya tidak kembali ke Pamekasan sesuai jadwal," kata Kusnindar menjelaskan. (ANT)
Langganan:
Postingan (Atom)





.jpg)

.jpeg)



